OTOTEK
Waspada! Nomor Ponsel Pengguna Android Berpotensi Disadap Akibat Bug Pemulihan Akun Google
AKTUALITAS.ID – Jutaan pengguna Android di seluruh dunia dibuat cemas setelah sebuah bug serius terungkap, memungkinkan pihak tak bertanggung jawab menyadap nomor telepon yang digunakan untuk pemulihan akun Google. Pihak Google sendiri telah mengonfirmasi keberadaan kerentanan ini dan menyatakan telah melakukan perbaikan.
Bug yang ditemukan oleh peneliti keamanan independen bernama “brutecat” ini memiliki kemampuan untuk mengungkap nomor ponsel pemulihan dari hampir semua akun Google, tanpa sepengetahuan pemilik akun. Eksploitasi ini memanfaatkan serangkaian serangan kompleks yang bekerja secara bersamaan, termasuk membocorkan nama lengkap akun target dan melewati perlindungan anti-bot Google, seperti yang dilaporkan oleh Tech Crunch pada Selasa (10/6/2025).
Yang lebih mengkhawatirkan, para pelaku kejahatan siber dapat menggunakan bug ini untuk mendapatkan nomor telepon korban hanya dalam waktu 20 menit atau kurang, tergantung pada panjangnya nomor ponsel, dengan menggunakan metode brute force. Potensi kejahatan yang bisa ditimbulkan sangat beragam. Tech Crunch menyebutkan bahwa bug ini dapat membuat korban menjadi sasaran empuk serangan bertarget.
Salah satu ancaman terbesar adalah kemudahan bagi peretas untuk mengambil alih kendali nomor telepon korban melalui kejahatan “SIM swap”. Dengan nomor telepon yang berhasil disadap, pelaku juga dapat dengan mudah mengatur ulang kata sandi yang terkait dengan nomor ponsel tersebut, dengan membuat kode pengaturan ulang terkirim ke nomor yang telah mereka sadap.
Menanggapi laporan ini, Google menyatakan telah memperbaiki bug tersebut setelah peneliti keamanan menginformasikannya pada bulan April lalu. Perusahaan menekankan pentingnya kolaborasi dengan komunitas peneliti untuk menemukan dan memperbaiki masalah keamanan dengan cepat.
“Masalah ini telah diperbaiki. Kami menekankan pentingnya kerja sama dengan komunitas peneliti melalui program penghargaan kerentanan dan ingin berterima kasih kepada peneliti yang melaporkannya,” jelas juru bicara Google, Kimberly Samra.
Meskipun bug telah diperbaiki, insiden ini menjadi pengingat penting bagi pengguna untuk selalu waspada terhadap keamanan digital dan mempertimbangkan langkah-langkah tambahan untuk melindungi informasi pribadi mereka. (Mun)
-
JABODETABEK23/06/2026 19:47 WIBJakarta Catat 2.269 Aduan Kekerasan, Kampus Didorong Jadi Ruang Aman
-
OLAHRAGA24/06/2026 04:30 WIBBrazil vs Skotlandia: Penentu Tiket Lolos Grup C Piala Dunia
-
POLITIK23/06/2026 19:25 WIBPDIP: Putusan MK Nomor 90 Jadi Titik Kontroversi Politik Gibran
-
NASIONAL23/06/2026 20:00 WIBKomisi VII Desak BPOM Rutin Inspeksi AMDK di Seluruh Indonesia
-
JABODETABEK24/06/2026 05:30 WIBCuaca 24 Juni: Jakarta Tak Bisa Lepas dari Hujan Ringan
-
NUSANTARA23/06/2026 22:31 WIBHerman Deru Dorong Inovasi Daerah Hadapi Efisiensi Anggaran dan Keterbatasan Fiskal
-
EKBIS23/06/2026 23:00 WIBPT KMR Klaim Kasus Minyakita Bermasalah di Wonogiri Tuntas
-
EKBIS24/06/2026 00:01 WIBDidukung Kemenpar, KRISTAInterFOOD 2026 Siap Perkuat Industri F&B Nasional

















