POLITIK
Azis Subekti Tegaskan Tidak Boleh Ada Intervensi dalam Pilkada Ulang dan PSU di 5 Daerah
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menyoroti pentingnya pelaksanaan Pilkada ulang dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di lima daerah berlangsung tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. Hal ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama KPU, Bawaslu, DKPP, dan Kemendagri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/7/2025).
Azis menanyakan secara tegas kepada penyelenggara pemilu dan Kementerian Dalam Negeri terkait kemungkinan adanya intervensi jelang pelaksanaan Pilkada ulang Walikota Pangkal Pinang, Bupati Bangka, serta PSU di Provinsi Papua, Kabupaten Boven Digoel, dan Kabupaten Barito Utara. Ia menegaskan, jika tidak ada jawaban yang pasti, pelaksanaan Pilkada ulang dan PSU sebaiknya tidak dilanjutkan karena berpotensi membahayakan proses demokrasi.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, memastikan hingga saat ini tidak ditemukan adanya intervensi dalam pelaksanaan Pilkada ulang dan PSU tersebut. Ribka menegaskan jika ada indikasi intervensi, harus dibuktikan secara jelas, apalagi pengawasan ketat sudah dilakukan oleh berbagai pihak, baik dari masyarakat maupun pemerintah.
Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, dan Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, juga menegaskan tidak adanya intervensi dari pihak luar dalam pelaksanaan pemilihan di lima daerah tersebut. Begitu pula Ketua DKPP, Heddy Lugito, yang memastikan tidak ada intervensi terkait kasus etik penyelenggara pemilu.
Azis kemudian kembali menekankan pentingnya pelaksanaan Pilkada ulang dan PSU secara adil dan transparan tanpa adanya gangguan yang dapat menimbulkan gugatan hasil pemilihan. Ia juga mengingatkan semua pihak agar tidak mengganggu proses demokrasi ini dan mengultimatum agar tidak ada kesalahan dalam pelaksanaan Pilkada ini.
“Tidak ada toleransi untuk melakukan kesalahan kali ini, karena akan mencoreng nama baik penyelenggaraan pemilu dan demokrasi kita,” pungkas Azis.
Rapat ini menjadi momentum penting untuk memastikan Pilkada ulang dan PSU di lima daerah dapat berjalan lancar, jujur, dan adil demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Indonesia. (Ari Wibowo/Mun)
-
POLITIK06/08/2026 17:00 WIBMardani Nilai Oposisi dan Koalisi Sama-Sama Terhormat
-
NASIONAL06/08/2026 10:00 WIBSahroni Minta TNI-Polri Kawal Langsung Kasus Polisi Tewas
-
EKBIS06/08/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Tembus Rp2,679 Juta per Gram
-
EKBIS06/08/2026 10:30 WIBRupiah Menguat ke Rp17.900 per Dolar AS
-
NASIONAL06/08/2026 11:00 WIBKPK: Raja Juli Diduga Terima Sin$14.000 dari Bupati Kuansing
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
NUSANTARA06/08/2026 13:30 WIBOknum Polisi Bunuh Lansia Usai Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
-
POLITIK06/08/2026 06:00 WIBIsu Ganti Kapolri Memanas! ProDem Sebut Ada Upaya Ganggu Pemerintahan Prabowo

















