POLITIK
Mardiono: Pada Usia ke-53 Tahun PPP Semakin Matang
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mengingatkan bahwa usia ke-53 tahun harus menjadi momentum penting bagi PPP untuk memperkuat peran politiknya, terutama dalam menghadirkan kemaslahatan dan kesejahteraan umat.
Mardiono mengatakan bahwa partainya semakin matang pada usia ke-53 tahun.
“Pada usia ke-53 ini, PPP semakin matang dalam berpikir, semakin kuat dalam berbuat, serta semakin bijak dalam mengambil kebijakan,” ujar Mardiono pada peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-53 PPP di Bireuen, Aceh, seperti tercantum dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Ia mengatakan kematangan tersebut harus diwujudkan melalui soliditas seluruh kader dalam menatap masa depan dan menyongsong berbagai agenda politik yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa politik yang dijalankan PPP bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan politik yang mampu menghadirkan kemaslahatan umat, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat luas sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa.
“PPP harus berada di garda terdepan dalam mendorong percepatan kesejahteraan umat. Ini menjadi program prioritas partai,” katanya.
Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh kader PPP di berbagai daerah untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai perjuangan partai, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
(Purnomo/goeh)
-
RIAU16/09/2026 18:32 WIB68 Kg Sabu Lenyap Jadi Abu, Bupati Kasmarni: Setiap Gram Narkoba Mengancam Masa Depan
-
DUNIA16/09/2026 12:00 WIBAS Tekor Rp670 T Gempur Iran
-
RIAU16/09/2026 13:00 WIBSIM Bekas Disulap Jadi SIM Palsu, Polisi Bongkar Jaringan di Siak dan Pekanbaru
-
NUSANTARA16/09/2026 12:30 WIBHari Ke-9, SAR Kepung Tenggara Anak Krakatau
-
NASIONAL16/09/2026 19:30 WIBRocky Gerung: Polwan Punya Peran Penting Redam Konflik di Masyarakat
-
EKBIS16/09/2026 16:00 WIBDefiyan: RUU Migas Harus Tunduk pada Pasal 33
-
NASIONAL16/09/2026 20:51 WIBKPU Pilih Optimalkan Anggaran 2027, Pengamat: Bentuk Disiplin Efesiensi
-
POLITIK16/09/2026 17:00 WIBDede Yusuf Bocorkan Threshold 4–5 Persen