Connect with us

RIAU

Tanam Matoa, Polsek Bengkalis Ingatkan Bahaya Membakar Hutan

Aktualitas.id -

Tanam Matoa, Polsek Bengkalis Ingatkan Bahaya Membakar Hutan

AKTUALITAS.ID – Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis melakukan aksi turun ke jalan yang tak biasa. Bukan untuk memburu pelaku kejahatan, jajaran Polsek bersama pemerintah desa dan warga “menyerbu” Jalan Sungai Gadung, Desa Sungai Batang pada Rabu (7/10/2026) untuk menanam pohon matoa secara massal.

Aksi ini merupakan manuver langsung dari program Green Policing gagasan Irjen Pol Herry Heryawan. Targetnya jelas: mengubah aparat kepolisian menjadi garda terdepan pelindung kelestarian lingkungan sekaligus memberi pesan tajam kepada para perusak alam.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Bengkalis IPTU Hendro Wahyudi, kegiatan yang dimulai pukul 09.55 WIB ini turut menggerakkan Kanit Bimas Aiptu Yan Cahyadir, Bhabinkamtibmas Aipda Muhammad Hudori, Kepala Desa Sungai Batang Faisal, hingga masyarakat setempat.

BACA JUGA  Karhutla Menggila, Kasus ISPA di Jawa Timur Melonjak Drastis

Bhabinkamtibmas Desa Ketam Putih, Aipda Muhammad Hudori, menegaskan bahwa penanaman ini sarat akan filosofi. “Menanam pohon matoa bukan sekadar menanam tanaman, melainkan menanam kehidupan dan harapan. Matoa tumbuh kokoh, rindang, dan berbuah bermanfaat, persis seperti kehadiran polisi di tengah masyarakat,” tegasnya di lokasi.

Lebih dari sekadar penghijauan, momen ini dimanfaatkan aparat untuk melontarkan peringatan keras terkait ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kerap menghantui wilayah Riau. Hudori memberikan ultimatum kepada pihak-pihak yang masih nekat membuka lahan dengan cara dibakar.

“Hentikan kebiasaan membakar hutan maupun lahan! Api yang dinyalakan sesaat dapat menghancurkan hutan yang tumbuh puluhan tahun. Asapnya merusak paru-paru dan mengancam makhluk hidup. Mari kita jaga hutan, bukan bakar, tapi tanam dan rawat!” seru Hudori di hadapan warga.

BACA JUGA  DPO Kasus Curat Dibekuk Polisi di Dumai

Langkah tegas nan humanis ini mendapat sambutan hangat dari aparat desa. Kepala Desa Sungai Batang, Faisal, menyebut aksi kepolisian ini sebagai tamparan positif yang membangunkan kesadaran warganya.

“Kehadiran Polsek Bengkalis bukan hanya soal penghijauan. Ini bukti nyata bahwa polisi, pemerintah, dan masyarakat bisa melebur. Saya minta seluruh warga menjaga apa yang sudah ditanam ini agar hidup dan bermanfaat,” ucap Faisal.

Melalui Green Policing, Polsek Bengkalis membuktikan bahwa tugas polisi tidak hanya sekadar menjaga keamanan dari tindak kriminal, tetapi juga mengamankan paru-paru bumi dari ancaman tangan-tangan tidak bertanggung jawab. (Apri/Mun)

TRENDING