NASIONAL
Komisi I DPR: Mutasi 300 Perwira TNI Tak Terkait Loyalis Jokowi
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menyoroti mutasi besar-besaran terhadap 300 perwira tinggi di TNI, termasuk Danpaspampres hingga Pangkogabwilhan I. Hasan menilai mutasi yang tertuang lewat SK Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 itu sebagai hal yang biasa dan tidak terkait dengan keberadaan loyalis Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi).
Hasan mengatakan bahwa mutasi di lingkungan TNI juga biasa dilakukan setiap tiga hingga empat bulan terhadap 60-100 orang. “Jadi kalau sekarang ada mutasi 300 orang ya tidak apa-apa, karena masih banyak jabatan-jabatan yang sudah diduduki lebih dari satu tahun belum ada pergeseran,” kata Hasan, Rabu (11/12/2024)
Dia juga meyakini bahwa mutasi yang dilakukan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah melalui pertimbangan matang, sebagai regenerasi dan pembinaan karier para perwira. “Menurut hemat saya TNI itu tidak ada urusan dukung mendukung presiden, TNI hanya loyal kepada negara,” katanya.
Sebanyak 300 Perwira Tinggi (Pati) TNI dirotasi dan mutasi oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Mutasi terdiri dari 143 TNI AD, 92 TNI AL, dan 65 TNI AU. Rotasi mutasi berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 pada 6 Desember dan menjadi mutasi besar-besaran pertama di lingkungan TNI di era pemerintahan Prabowo. (Enal Kaisar)
-
NASIONAL02/10/2026 06:00 WIBPAN Soroti Bahaya Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NUSANTARA02/10/2026 12:30 WIBTragis! 2 Karyawati Tewas Terjebak Kebakaran Toko Bangunan di Jogja
-
JABODETABEK02/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai Jakarta 2 Oktober
-
NASIONAL02/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban
-
NASIONAL02/10/2026 09:00 WIBDPR Desak Kesiapan RS Hadapi Perubahan Besar JKN
-
NASIONAL02/10/2026 10:00 WIBMekeng: Bahlil Harus Naikkan Nilai Tambang RI
-
EKBIS02/10/2026 09:45 WIB10 Menit Rungkad, IHSG Langsung Terjun Bebas ke Bawah 6.000

















