POLITIK
PDIP Bahas Pergantian Sekjen Usai Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka KPK
AKTUALITAS.ID – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ario Bimo mengungkapkan bahwa partai telah melakukan pembahasan mengenai pergantian posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) menyusul penetapan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Pasti ada pembahasan (pergantian sekjen). Tapi saya tidak mengerti karena saya bukan bagian dari DPP,” ujar Ario Bimo saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/12/2024).
Ario menegaskan bahwa PDIP memiliki prosedur baku terkait pergantian posisi di dalam tubuh partai. “Semacam ini sudah ada SOP-nya, dan hal ini tidak akan menyebabkan kontraksi dalam internal partai kita,” tambahnya.
Sebelumnya, PDIP mengkonfirmasi bahwa Hasto Kristiyanto, yang merupakan Sekjen PDIP, bersama Ketua DPP PDIP Yasonna Hamonangan Laolly, akan mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung di KPK. “Pasti beliau berdua akan mengikuti proses hukum yang ada,” kata Ronny, juru bicara partai, dalam pernyataannya pada Kamis, 26 Desember.
Ronny juga menyatakan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan langkah hukum untuk keduanya dan menekankan perlunya fokus pada strategi hukum yang akan diambil. Namun, rincian lebih lanjut mengenai langkah tersebut belum diungkap ke publik.
Di samping itu, DPD PDIP juga mempertanyakan keputusan KPK yang mencegah Hasto Kristiyanto dan Yasonna Hamonangan bepergian ke luar negeri, menandakan adanya ketidakpastian dalam situasi hukum yang dihadapi para petinggi partai.
Dengan situasi ini, perhatian publik tertuju pada tindakan selanjutnya PDIP terkait kepemimpinan dan pengaturan internal partai, terutama dalam menanggapi masalah hukum yang sedang berlangsung. (Damar Ramadhan)
-
JABODETABEK05/05/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Jadwal Hujan di Jakarta 5 Mei 2026
-
DUNIA05/05/2026 08:00 WIBDua Rudal Iran Bikin Kapal AS Kocar-Kacir di Selat Hormuz
-
JABODETABEK05/05/2026 07:30 WIB5 Lokasi SIM Keliling Jakarta, Cek Jadwalnya
-
NUSANTARA05/05/2026 11:00 WIBKasus Penyiraman Air Keras Picu Desakan Revisi UU Intelijen
-
DUNIA05/05/2026 12:00 WIBKanselir Jerman: Amerika Tak Punya Rudal Cukup
-
POLITIK05/05/2026 10:00 WIBTepi Indonesia: RUU Pemilu Dinilai Sengaja Diperlambat DPR
-
NASIONAL05/05/2026 07:00 WIBMenteri Pigai Batalkan Ide Kontroversial Soal Aktivis HAM
-
OASE05/05/2026 05:00 WIBAlquran Bongkar Rahasia Kekuatan Ibadah di Tengah Malam

















