POLITIK
Sengketa Pilkada di MK Jadi Ajang Perang Bukti, Bawaslu Diminta Netral
AKTUALITAS.ID – Sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) diwarnai dengan persaingan bukti yang intens.
Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan, menilai bahwa proses sengketa ini sejatinya merupakan “perang bukti” antara Pemohon dan Termohon.
Dalam diskusi yang diselenggarakan Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi di Media Center Bawaslu RI, Yusak mengungkapkan bahwa dalam proses sengketa Pilkada di MK, pihak yang terlibat harus pintar dalam memahami perspektif dan patokan utama yang menjadi acuan MK, yaitu dalil yang diajukan oleh Pemohon.
“Proses sengketa di MK ini sebetulnya adalah perang bukti,” ujar Yusak, Selasa (14/1/2025).
Lebih lanjut, Yusak menjelaskan bahwa Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu memiliki posisi yang netral dalam sengketa Pilkada.
Sebagai pemberi keterangan berdasarkan hasil pengawasan, Bawaslu diharapkan dapat menyampaikan informasi yang jelas dan objektif, sehingga dapat memudahkan MK dalam membuat keputusan.
“Menyampaikan keterangan berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan,” tambahnya, sambil menekankan pentingnya keterangan yang baik dari Bawaslu untuk membantu MK dalam menilai perkara dengan tepat.
Dengan demikian, Bawaslu diharapkan dapat berperan maksimal dalam memberikan kontribusi positif terhadap proses sengketa Pilkada di MK, yang tentunya berpengaruh pada legitimasi hasil pemilihan kepala daerah. (Enal Kaisar)
-
FOTO26/08/2026 20:45 WIBFOTO: Bank Mandiri Aktifkan Kembali Rekening Botok Pati
-
NASIONAL27/08/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: RUU Migas Dorong Energi Berkelanjutan
-
JABODETABEK27/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Buka 5 Lokasi Kamis Ini
-
RIAU26/08/2026 20:00 WIBPolresta Pekanbaru Gempur Daerah Rawan Narkoba
-
JABODETABEK27/08/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Cuaca Jakarta 27 Agustus
-
OASE27/08/2026 05:00 WIBKisah Siti Masyitoh dan Wangi Harum yang Menggetarkan Isra Mi’raj
-
NASIONAL27/08/2026 07:00 WIBPolisi Akui Blokir Rekening Botok Gara-Gara Medsos
-
NASIONAL26/08/2026 20:30 WIBKomisi Informasi Pusat Evaluasi 384 Badan Publik

















