Connect with us

DUNIA

29 Wilayah Malaysia Sesak Asap Indonesia

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Krisis udara bersih kembali mengancam kawasan Asia Tenggara. Sebanyak 29 wilayah di Malaysia, termasuk ibu kota Kuala Lumpur dan pusat pemerintahan Putrajaya, resmi dinyatakan mengirup udara “tidak sehat”. Kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah tetangga ini diduga kuat dipicu oleh ledakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang sejumlah provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data resmi Air Pollutant Index Management System (APIMS) Malaysia, Indeks Polusi Udara (API) di puluhan kawasan tersebut melesat tajam menembus angka 101 hingga 183. Kawasan Serian mencatatkan rekor terburuk dengan API 183, disusul Johan Setia (172) dan Sri Aman (171). Sementara itu, pusat keramaian seperti Shah Alam, Penang, hingga Batu Muda di Kuala Lumpur tak luput dari paparan polusi beracun ini.

BACA JUGA  Pemerintah Umumkan 6 Provinsi Rawan Karhutl

Menanggapi situasi yang makin memburuk, Kementerian Kesehatan Malaysia mengimbau warga untuk mengurung diri di dalam rumah dan menunda aktivitas luar ruangan. Fasilitas kesehatan di seluruh negeri kini siaga satu menyusul potensi melonjaknya kasus ISPA dan gangguan pernapasan akut.

Di sisi lain, respons diplomatik mulai memanas. Malaysia menegaskan akan membawa isu kabut asap lintas batas ini ke meja perundingan ASEAN sebagai ancaman regional. Namun, pihak Indonesia merespons tegas agar negara tetangga tidak terburu-buru melempar kesalahan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa bencana karhutla tidak mengenal batas administrasi. Indonesia mengklaim telah mengerahkan seluruh kekuatan—mulai dari ribuan personel gabungan TNI-Polri hingga operasi modifikasi cuaca (hujan buatan) untuk menjinakkan api.

BACA JUGA  Karhutla di Riau, Polisi Periksa 20 Saksi

“Pendekatan kita bukan saling menyalahkan, tetapi bagaimana masing-masing negara melakukan upaya maksimal di wilayahnya,” tegas Plt Kapusdatin BNPB, Berton Pandjaitan. (Mun)

TRENDING