POLITIK
Pengamat Ingatkan Said Iqbal: Buruh Jangan Dijadikan Komoditas Politik
AKTUALITAS.ID – Pengamat Politik Yusak Farchan mengingatkan agar pengangkatan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan tidak berhenti sebagai simbol politik semata. Menurut dia, kehadiran tokoh buruh di dalam pemerintahan harus diikuti perubahan nyata terhadap kesejahteraan pekerja.
Yusak menegaskan kelompok buruh selama ini menaruh harapan besar terhadap figur yang dianggap mewakili kepentingan pekerja. Karena itu, Said Iqbal dinilai memiliki tanggung jawab untuk tetap memperjuangkan agenda buruh setelah masuk ke lingkaran pemerintahan.
“PR Said Iqbal tentu memperjuangkan upah layak dan penghapusan outsourcing yang selama ini menjadi tuntutan utama kaum buruh,” kata Yusak, Senin (8/6/2026).
Menurut dia, keberadaan Said Iqbal dan Jumhur Hidayat di pemerintahan seharusnya memberikan dampak nyata bagi pekerja, bukan sekadar menghadirkan representasi kelompok buruh di lingkungan kekuasaan.
“Masuknya Said Iqbal dan Jumhur Hidayat harus dibarengi perubahan nasib kaum buruh,” ujarnya.
Yusak juga mengingatkan agar kedekatan tokoh buruh dengan pemerintah tidak membuat perjuangan pekerja terabaikan. Sebaliknya, posisi tersebut harus dimanfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan buruh secara lebih efektif.
“Said Iqbal tidak boleh meninggalkan kelompok buruh yang selama ini mendukung perjuangannya,” kata dia.
Ia menegaskan ukuran keberhasilan tokoh buruh di pemerintahan bukan ditentukan oleh jabatan yang diperoleh, melainkan sejauh mana kebijakan yang dihasilkan mampu memperbaiki kehidupan pekerja.
“Buruh jangan hanya menjadi komoditas politik,” ucap Yusak. (KBH)
-
NASIONAL08/09/2026 14:00 WIBBuku Islam ala Prabowo Catut Nama Tokoh Nasional
-
NASIONAL08/09/2026 15:30 WIBAndina Bongkar Bahaya AI Jadi Alat Pengawasan Massal
-
POLITIK08/09/2026 16:00 WIBPartai Demokrat Tegaskan AHY Tak Sedang Bicara Pilpres 2029
-
NUSANTARA08/09/2026 14:30 WIBHujan Deras Picu Banjir di 3 Wilayah Sumut
-
JABODETABEK08/09/2026 17:30 WIBTPA Galuga Bogor Ditutup Sementara Imbas Kebakaran
-
DUNIA08/09/2026 15:00 WIBKim Jong Un: AL Korut Harus Bisa Balas Mematikan
-
EKBIS08/09/2026 16:30 WIBGalih Minta Kemenkeu Tutup Celah Kebocoran
-
NASIONAL08/09/2026 19:00 WIBGerindra Tapteng Tarik Dukungan Pemakzulan Masinton

















