NUSANTARA
KKB Penembak Anggota Satgas Damai Cartenz Teridentifikasi Sebagai Kelompok Askel Mabel di Papua
AKTUALITAS.ID – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terlibat dalam penembakan terhadap Anggota Satgas Damai Cartenz, Briptu Iqbal Anwar Arif, telah diidentifikasi sebagai kelompok Askel Mabel.
Insiden tragis ini terjadi di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.
Kepala Operasi (Kaops) Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani, menjelaskan bahwa penembakan terjadi saat Briptu Iqbal dan rekan-rekannya melakukan patroli. “Briptu Iqbal ditembak saat hendak melintasi kawasan yang menanjak.
Mereka mengalami kendala karena ada kayu yang melintang di tengah jalan, menyebabkan kendaraan berhenti. Saat itulah rombongan ditembak dari ketinggian,” ungkap Faizal.
Insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 16.30 WIT, ketika Briptu Iqbal bersama personel lainnya sedang berpatroli menggunakan dua kendaraan. Akibat penembakan ini, Briptu Iqbal mengalami luka fatal dan itu berujung pada kematiannya.
Saat ini, jenazah Briptu Iqbal Anwar Arif telah dievakuasi dan diterbangkan ke Jakarta. Brigjen Pol Faizal juga menambahkan bahwa rencana pemakaman masih perlu dibahas, karena keluarga almarhum tinggal di Bekasi.
Penembakan ini semakin menegaskan tantangan yang dihadapi oleh aparat keamanan dalam menjalankan tugas mereka di daerah rawan konflik seperti Papua, di mana kelompok bersenjata terus beroperasi dan mengganggu stabilitas serta keamanan.
Pemerintah dan pihak berwenang berkomitmen untuk mengusut tuntas insiden ini dan menegakkan hukum di wilayah tersebut. (Damar Ramadhan)
-
EKBIS05/10/2026 07:00 WIBMenhub Bongkar Rencana Aturan Tarif Transportasi
-
NUSANTARA05/10/2026 12:30 WIBBMKG: Gempa M5,9 Sumba Ternyata Dipicu Sesar Aktif
-
JABODETABEK05/10/2026 06:30 WIBCek 5 Titik SIM Keliling Jakarta Senin Ini Sebelum Kena Tilang
-
JABODETABEK05/10/2026 05:30 WIBBMKG: Senin Hujan Ringan di 2 Wilayah
-
EKBIS05/10/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Menguat ke 6.055 Pagi Ini
-
DUNIA05/10/2026 12:00 WIBHouthi Klaim Hantam Fasilitas Minyak Riyadh
-
EKBIS05/10/2026 10:30 WIBRupiah Dibuka Melemah di Rp17.900
-
POLITIK05/10/2026 06:00 WIBPKB: Demokrasi Butuh Penyederhanaan Partai
















