Berita
Mantan Kepala BIN Ingatkan Bahaya Political Assassination
Hendropriyono mewanti-wanti agar peristiwa serupa tak lagi terjadi ke depannya.
AKTUALITAS.ID – Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono, menyikapi peristiwa penyerangan terhadap Wiranto beberapa waktu lalu. Hendropriyono menilai penyerangan terhadap Wiranto adalah political assassination.
Hendropriyono menerangkan bahwa political assassination tersebut tak berhasil. Meskipun demikian, Hendropriyono mewanti-wanti agar peristiwa serupa tak lagi terjadi ke depannya.
“Jangan menganiaya tentara, jangan membunuh secara politik, seperti apa yang terjadi terhadap Wiranto, itu adalah political Assassination, cuma tidak berhasil. Kalau ini terjadi sebetulnya merupakan suatu hal yang menyedihkan dan berbahaya,” ujar Hendropriyono, Minggu (10/11) malam.
Hendropriyono mengingatkan, penganiayaan terhadap sesama manusia merupakan suatu hal yang tak dibenarkan. Terlebih manusia yang dianiaya ini adalah anggota TNI.
“Kita sudah mengalami peristiwa ketika 7 Pahlawan Revolusi dibunuh. Kemudian tentara tidak terima, PKI dikejar habis-habisan. Begitupun ini bukan tidak mungkin,” tegas Hendropriyono.
Hendropriyono mengingatkan agar peristiwa serupa tak lagi terjadi. Menurut Hendropriyono, pelaku penyerangan justru menggali lubang kuburnya sendiri jika menganiaya prajurit TNI.
“Kalau terjadi penganiayaan terhadap prajurit seperti itu, mati tidak mati, saya khawatir si pelaku ini menggali lubang kuburnya sendiri. Karena itu, sebagai orang tua saya ingin ingatkan jangan terjadi lagi,” pungkas Hendropriyono.
-
JABODETABEK02/11/2026 23:30 WIBSidang Bangun Paulus Tudungta, JPU Nilai Pemeriksaan Saksi Verbalisan Lebih Banyak Bahas Ranah Praperadilan
-
OASE03/11/2026 05:00 WIB7 Ayat Alquran yang Mengajak Manusia Membaca Tanda-Tanda Kebesaran Allah
-
JABODETABEK03/11/2026 06:30 WIBAwas Hangus! Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Selasa 3 November
-
POLITIK03/11/2026 06:00 WIBAndi Arief Bungkam PSI Soal Isu AHY Tikung Gibran
-
EKBIS03/11/2026 09:30 WIBSempat Terbang, IHSG Tiba-tiba Terjun Bebas Lewati 5.050
-
NASIONAL03/11/2026 10:00 WIBMenteri LH Bongkar Dalang Politik di Balik Kebakaran Hutan
-
POLITIK03/11/2026 11:00 WIBDemokrat Ultimatum Pemerintah Jangan Lelet Urus KPU
-
EKBIS03/11/2026 10:30 WIBEfek Boikot Membara! Saham RANS Hancur Lebur Kian Jauh di Bawah IPO
















