EKBIS
Pesawat Sepi! Jutaan Warga RI Kompak Berhenti Terbang di September
AKTUALITAS.ID – Sektor transportasi udara dan perairan Indonesia mengalami pukulan telak pada September 2026. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan drastis jumlah penumpang di hampir seluruh moda transportasi, menyisakan angkutan kereta api sebagai satu-satunya yang bertahan dan terus menanjak.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menegaskan anjloknya mobilitas warga ini secara bulanan terjadi merata, dari bandara hingga pelabuhan.
Transportasi Udara Paling Terpukul
Bandara menjadi saksi bisu turunnya minat masyarakat untuk terbang. Jumlah penumpang penerbangan domestik ambles hingga 12,81 persen, hanya menyisakan 4,22 juta penumpang dibandingkan 4,84 juta pada bulan sebelumnya. Secara tahunan, angkanya juga merosot 12,39 persen.
Kelesuan serupa melanda rute internasional. Penerbangan ke luar negeri kehilangan 8,99 persen penumpangnya secara bulanan, turun menjadi 1,74 juta orang pada September 2026.
Kapal dan Penyeberangan Ikut Lesu
Tidak hanya di udara, jalur air pun ikut sepi. Penumpang kapal laut domestik terkikis 10,11 persen menjadi 2,45 juta orang. Nasib yang sama dialami angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) yang turun 9,18 persen menjadi 4,23 juta penumpang. Meski secara kumulatif tahunan sejak Januari masih tercatat positif, penurunan tajam di bulan September ini menjadi alarm peringatan.
Kereta Api Tampil Sebagai Penyelamat
Di tengah rontoknya moda transportasi lain, kereta api justru mencetak rekor hijau. Berkat integrasi KRL, MRT, LRT, hingga kereta cepat Whoosh, moda ini berhasil mengangkut 48,55 juta penumpang pada September 2026. Angka ini naik 0,47 persen secara bulanan dan meroket 7,64 persen secara kumulatif dari Januari hingga September.
Logistik Laut Kuasai Distribusi Barang
Untuk urusan kargo dan logistik, kapal laut mendominasi penuh. Transportasi barang via laut sukses mengangkut 48,2 juta ton (naik 1,10 persen). Sebaliknya, angkutan barang melalui udara justru anjlok 4,05 persen dan kargo kereta api merosot 4,65 persen pada periode yang sama. (Firman/Mun)
-
NASIONAL02/11/2026 10:00 WIBKomnas HAM Minta Propam Usut Penggerebekan Ponpes Sukoharjo
-
POLITIK02/11/2026 11:00 WIBPSI Belum Ambil Langkah soal Suket Gibran yang Dibatalkan MA
-
POLITIK02/11/2026 09:00 WIBJansen: Pilihannya Gibran Mundur atau Dimundurkan
-
EKBIS02/11/2026 09:30 WIBIHSG Ambruk 1,46%
-
NUSANTARA02/11/2026 19:30 WIBSapu Bersih! Kapolres Sukoharjo & 3 Anak Buah Resmi Dicopot Mabes Polri
-
RIAU02/11/2026 18:30 WIBSapu Bersih Sarang Narkoba! Ini Sosok AKP Noki Loviko yang Bikin Pengedar Gemetar
-
DUNIA02/11/2026 18:00 WIBRibuan Warga Turun ke Jalan, Ketua KPU Dituntut Mundur
-
NUSANTARA02/11/2026 12:30 WIBSungai Meluap, Aceh Selatan Masih Dikepung Banjir
















