NASIONAL
Bertemu Tony Blair, Pimpinan MPR Bahas Masa Depan Energi Indonesia hingga Pembangkit Nuklir
AKTUALITAS.ID – Transisi energi dan pengembangan teknologi ramah lingkungan menjadi sorotan utama dalam pertemuan antara Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Selasa (22/4/2025), di Jakarta. Sejumlah topik strategis seperti kecerdasan buatan (AI), perubahan iklim, serta prospek penggunaan pembangkit listrik tenaga nuklir modular (SMR) juga turut dibahas.
Eddy mengungkapkan, Tony Blair banyak berbagi pengalaman terkait strategi Inggris dalam mengembangkan energi terbarukan, termasuk penerapan SMR (Small Modular Reactors) berkapasitas 300–500 megawatt yang dinilai sangat cocok untuk wilayah kepulauan seperti Indonesia.
“Kita akan menunggu presentasi lebih lanjut dari perusahaan asal Inggris yang dikenalkan oleh Tony Blair, untuk memahami bagaimana teknologi ini bisa diterapkan di Indonesia,” ujar Eddy kepada awak media.
Dalam konteks kebutuhan nasional, Eddy menekankan pulau Jawa diprediksi akan mengalami penurunan pasokan energi terbarukan pada 2038, sehingga teknologi nuklir menjadi opsi realistis. Ia menyebut Kalimantan Barat dan Bangka Belitung sebagai lokasi potensial pembangunan pembangkit nuklir di masa mendatang.
“RUPTL 2025–2034 yang tengah dirancang mencantumkan rencana pengembangan 1 gigawatt energi nuklir,” jelasnya.
Tak hanya soal energi, pertemuan juga menyinggung ketegangan global dalam perdagangan, khususnya menyusul kebijakan tarif resiprokal yang digagas Presiden AS saat itu, Donald Trump. Meski masih dalam proses negosiasi, isu ini dinilai strategis dan menjadi perhatian dari Tony Blair.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, yang menambah bobot diskusi mengenai arah kebijakan energi Indonesia ke depan.
Dengan menggandeng tokoh global seperti Tony Blair, MPR RI menunjukkan keseriusan dalam menyongsong masa depan energi nasional yang bersih, aman, dan berkelanjutan, termasuk dengan membuka peluang kolaborasi internasional. (Mun/Ari Wibowo)
-
NUSANTARA21/08/2026 07:30 WIBAsap Karhutla di Kalteng Picu 66 Ribu Kasus ISPA
-
NASIONAL21/08/2026 09:00 WIBMA Larang Kasasi Putusan Bebas
-
EKBIS21/08/2026 09:30 WIBIHSG Naik 22 Poin di Awal Perdagangan
-
NASIONAL21/08/2026 10:00 WIBRektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjerat OTT KPK
-
POLITIK21/08/2026 07:00 WIBDede Yusuf: Para Sekjen Parpol Sudah Bertemu Bahas RUU Pemilu
-
DUNIA21/08/2026 08:00 WIBIran Resmi Tandai California Jadi Milik Mereka
-
NUSANTARA21/08/2026 08:30 WIBNapi Sukabumi Kabur Jelang Bebas
-
JABODETABEK21/08/2026 06:30 WIBLayanan SIM Keliling DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026

















