NASIONAL
PKS Dorong Lahirnya UU Ketenagakerjaan Berkeadilan untuk Semua Pihak
AKTUALITAS.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya untuk mendorong lahirnya Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang lebih berkeadilan bagi buruh, pengusaha, sekaligus negara. Hal ini disampaikan Sekretaris Bidang Ketenagakerjaan DPP PKS, Muhammad Rusdi, dalam forum dialog ketenagakerjaan yang digelar Sabtu (16/8/2025).
“Kita semua punya semangat yang sama. Undang-Undang yang lahir nanti harus bisa menjawab masalah buruh, pengusaha, dan negara. Dan ini perlu dialog bersama,” ujar Rusdi.
PKS menilai, UU Cipta Kerja yang disahkan melalui mekanisme cacat hukum dan minim partisipasi publik harus dikoreksi. Rusdi menegaskan, UU Ketenagakerjaan yang baru harus dibangun dengan semangat Pembukaan UUD 1945 dan nilai-nilai Pancasila: spiritualitas, kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan sosial.
Rekam jejak PKS dalam isu ketenagakerjaan cukup panjang. Sejak 2006, kader-kader PKS di DPR konsisten menolak setiap upaya yang mereduksi hak-hak pekerja. Mulai dari penolakan revisi UU Ketenagakerjaan pada 2006, dukungan lahirnya UU BPJS pada 2009–2011, hingga sikap tegas menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja sejak 2019.
Rusdi menambahkan, kebijakan upah layak merupakan hal mutlak demi menjaga kesejahteraan buruh sekaligus daya beli masyarakat. Namun, hal itu harus diimbangi dengan penataan iklim investasi yang sehat, antara lain dengan menghapus pungutan liar, menekan biaya logistik, dan menurunkan bunga bank.
“Insya Allah PKS akan terus konsisten mengawal lahirnya UU Ketenagakerjaan yang berkeadilan,” tegas Rusdi.
Dialog ini juga menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pengusaha, hingga serikat pekerja. (Ari Wibowo/Mun)
-
RAGAM17/09/2026 13:30 WIBCDC: 48 Negara Bagian Laporkan Lonjakan COVID
-
NASIONAL17/09/2026 09:00 WIBAndina Dorong Revitalisasi BTS di Kalteng
-
NASIONAL17/09/2026 17:00 WIBBakom RI: Prabowo Gagas Akademi Khusus Pejabat
-
RIAU17/09/2026 15:30 WIBSindikat SIM Palsu Dibongkar, Tiga Pejabat Polres Siak Diberikan Penghargaan
-
POLITIK17/09/2026 06:00 WIBKetum Parpol Diam-Diam Sepakat PT 5%
-
JABODETABEK17/09/2026 06:30 WIBKamis! SIM Keliling Buka di 5 Titik
-
POLITIK17/09/2026 13:00 WIBPDIP: Syarat Parlemen 5% Biar Gampang Atur Kuasa
-
NUSANTARA17/09/2026 08:30 WIBBandung Diguncang 26 Kali Gempa dalam 12 Jam

















