RAGAM
Hindari Menu Sarapan Perusak Jantung Sebelum Terlambat
AKTUALITAS.ID – Penyakit jantung jadi penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia. Makanan yang dikonsumsi sehari-hari pun jadi salah satu penyebab penyakit jantung.
Sebaiknya perhatikan asupan makanan Anda termasuk menu sarapan.
Jaga jantung mulai dari memperhatikan menu sarapan. Hindari menu-menu sarapan berikut untuk meminimalisir risiko penyakit jantung.
Mentega
Sudah jadi rahasia umum mentega mengandung lemak jenuh cukup tinggi. Buat yang sudah punya masalah jantung, sebaiknya kendalikan konsumsi mentega.
Mentega memang pas dikonsumsi sebagai teman makan roti yang lezat. Namun perhatikan frekuensi dan porsinya.
Muffin
Kue kering, cake, dan muffin kerap jadi menu sarapan. Camilan-camilan ini nikmat disantap bersama kopi hitam.
Hanya saja, deret makanan ini termasuk menu sarapan perusak jantung sebab kandungan trigliseridanya tinggi. Trigliserida tinggi berkaitan dengan penyakit jantung.
Kemudian karena menggunakan bahan utama berupa tepung terigu, kadar gula darah meningkat dan Anda cepat merasa lapar.
Daging olahan
Sosis, bacon, dan nugget biasanya jadi menu sarapan praktis apalagi untuk kaum pekerja. Namun ternyata, sebenarnya menu sarapan ini tidak disarankan.
Kelompok makanan tersebut masuk tipe daging olahan yang biasanya mengandung lemak jenuh, kalori, dan garam tinggi. Ketiganya bisa memicu masalah jantung ketika dikonsumsi terlalu sering dan dalam porsi berlebihan.
Yogurt berperisa
Di pasaran, Anda dengan mudah menemukan yogurt dengan aneka rasa. Sekilas terlihat menarik dan enak tapi sebenarnya yogurt berperisa termasuk sarapan perusak jantung. Kok bisa?
Yogurt berperisa biasanya dikemas dengan gula tambahan. Konsumsi gula berlebihan dikaitkan dengan kenaikan berat badan, tekanan darah tinggi, peradangan, dan penyakit jantung.
Untuk pilihan yang lebih sehat, sebaiknya pilih yogurt tawar. Tambahkan potongan buah atau kacang-kacangan sebagai tambahan rasa.
Nasi putih
Nasi putih, roti, dan pasta putih minim kandungan serat, vitamin, dan mineral sehat.
Terbuat dari biji-bijian olahan, makanan ini dengan cepat diubah jadi gula dan disimpan tubuh sebagai lemak. Pola makan tinggi biji-bijian olahan bisa menimbun lemak perut.
Para ahli mengaitkan lemak perut dan penyakit jantung juga diabetes. Usahakan setidaknya kombinasikan nasi putih dan nasi merah atau pilih roti dari biji-bijian utuh. (Purnomo/goeh)
-
RIAU10/03/2026 18:00 WIBAPP Bersama Paguyuban Sinarmas Tebar Berkah Ramadan dengan Bazar Rakyat dan Wakaf Al-Qur’an
-
DUNIA10/03/2026 17:30 WIBJika Tidak Ikuti Tuntutan AS, Trump Ancam Habisi Pemimpin Tertinggi Iran
-
PAPUA TENGAH11/03/2026 12:11 WIBPenembakan di Area Tambang Grasberg Mimika, 1 Karyawan Freeport Tewas
-
NASIONAL10/03/2026 18:30 WIBTingkat Kecelakaan Tinggi, MTI dan KPAI Usul Larangan Mudik Motor Bawa Anak
-
EKBIS10/03/2026 23:00 WIBBahlil: Kapal Pertamina Segera Bebas dari Teluk Arab
-
OLAHRAGA10/03/2026 18:15 WIBPersipani Paniai Tekuk Persidei Deiyai 3-0 di Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah
-
OLAHRAGA10/03/2026 19:00 WIBBeckham: Kemenangan Kontra Persik Jadi Modal Hadapi Borneo FC
-
RAGAM10/03/2026 20:00 WIBPerbedaan Karakteristik Kanker Ginjal Anak dan Dewasa

















