NUSANTARA
Kapolda Kepri: MBG Bantu Orang Tua Penuhi Sarapan Anak
AKTUALITAS.ID – Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin didampingi Wakapolda Brigjen Pol Anom Wibowo beserta pejabat utama Polda Kepri meninjau langsung pelaksanaan MBG di SDN 001 Nongsa, yang makanannya dipasok langsung oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polda Kepri.
Irjen Pol Asep Safrudin menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) membantu orang tua siswa menyiapkan sarapan bagi anaknya.
“Kebanyakan para siswa ini berangkat sekolah pagi-pagi, sementara orang tuanya yang pekerja belum sempat menyiapkan sarapannya, jadi adanya MBG ini anak-anak bisa dapat sarapan di sekolah,” ujar Asep saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN 001 Nongsa, Kota Batam, Selasa (9/9/2025).
Sudah dua pekan siswa SDN 001 Nongsa mendapat layanan program MBG dari SPPG Polda Kepri, sejak diresmikan operasionalnya pada 25 Agustus 2025.
Pengecekan ini, kata Asep, untuk memastikan menu makanan yang diterima siswa dalam kondisi aman dan higienis, serta memenuhi standar gizi yang sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami sempat bertanya kepada siswa, mereka sangat senang karena menu-menu MBG yang mereka santap setiap hari itu mereka sukai, dan juga bervariasi. Rata-rata mereka suka,” ujarnya.
Kapolda menambahkan, Polda Kepri menambah jumlah SPPG di wilayah Kepri dari sembilan menjadi 12. Saat ini sudah dua SPPG di wilayah Kota Batam beroperasi melayani MBG untuk lebih kurang 6.000 siswa sekolah di Kecamatan Nongsa dan Sagulung. Sisanya masih proses pembangunan.
“Polda Kepri membuat 12 dapur SPPG sebagai kerja sama antara MBG dan Yayasan Kemala Bhayangkari, sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program Presiden sukseskan MBG,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SDN 001 Nongsa Kamisah menyebut menu-menu MBG yang disajikan dapat diterima oleh 810 siswanya.
Paket MBG diantarkan sebanyak dua kali dalam sehari. Untuk pagi hari tiba pukul 08.30 WIB bagi siswa kelas 1 hingga kelas 3. Sedangkan menu siang tiba pukul 10.30 WIB untuk siswa kelas 4 hingga kelas 6.
“Adanya MBG ini anak-anak murid kami jadi hemat uang jajannya. Karena mereka sudah kenyang jadi tidak perlu jajan lagi,” ujarnya.
Menu yang disajikan, kata dia, terdiri atas nasi, lauk, sayur mayur, buah dan susu.
“Di sekolah kami ada enam anak yang tidak makan nasi. Jadi pihak SPPG mengganti nasi dengan roti untuk siswa kami ini,” ujarnya.
(Ari Wibowo/goeg)
-
RIAU10/05/2026 10:15 WIBRiau Bhayangkara Run 2026 Dipastikan Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
PAPUA TENGAH10/05/2026 00:31 WIBGadai Laptop Demi Lima Bungkus Sopi, Seorang Pria di Mimika Ditangkap Polisi
-
NUSANTARA09/05/2026 21:00 WIBTNI Respons Cepat Aksi Penembakan OPM Terhadap Warga Sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura
-
NASIONAL10/05/2026 11:00 WIBAmien Rais Dinilai Siap Tanggung Semua Risiko
-
OLAHRAGA09/05/2026 22:30 WIBPendanaan Pelatnas Diatur Ulang Kemenpora Bersama Kemenkeu
-
RAGAM10/05/2026 00:01 WIBPentingnya Aturan Pembatasan Masa Pakai Galon Guna Ulang
-
OASE10/05/2026 05:00 WIBAyat Al Quran Tentang Malaikat yang Jarang Diketahui
-
OTOTEK10/05/2026 06:30 WIBCara Bikin Font WhatsApp Jadi Mesin Ketik

















