EKBIS
Harga Emas Antam Naik Rp 12.000 per Gram, Ini Rinciannya
AKTUALITAS.ID – Harga emas batangan bersertifikat di laman resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) naik Rp 12.000 per gram pada Selasa (16/9/2025). Harga emas Antam kini menjadi Rp 2.105.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.093.000 per gram.
Selain itu, harga buyback oleh Logam Mulia juga naik Rp 12.000 per gram, dari sebelumnya Rp 1.940.000 per gram menjadi Rp 1.952.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 153.000 per gram.
Bagi investor emas, penting untuk memahami perbedaan antara harga emas dan harga buyback. Harga emas adalah harga yang berlaku ketika membeli emas Antam dari gerai Logam Mulia, sedangkan harga buyback adalah harga yang berlaku ketika menjual emas kepada gerai Logam Mulia.
Kalkulasi potensi untung/rugi menunjukkan bahwa investor yang membeli emas pada beberapa kurun waktu lalu memiliki potensi untung yang berbeda-beda. Misalnya, investor yang membeli emas pada 16 Maret 2025 memiliki potensi untung sebesar 12,25%, sedangkan investor yang membeli emas pada 16 September 2024 memiliki potensi untung sebesar 35,27%.
Dengan demikian, investor emas perlu mempertimbangkan perbedaan antara harga emas dan harga buyback, serta melakukan kalkulasi potensi untung/rugi sebelum membuat keputusan investasi. (Firmansyah/Mun)
-
FOTO10/04/2026 16:47 WIBFOTO: Barbuk 99 Liter Miras Diamankan Petugas di Pelabuhan Pomako Papua
-
FOTO10/04/2026 17:30 WIBFOTO: PBNU Tanggapi Perkembangan Perang Timur Tengah
-
FOTO10/04/2026 18:35 WIBFOTO: Momen Pesawat Kepresidenan Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle
-
NUSANTARA10/04/2026 17:30 WIBSopir Muda Jadi Korban Tewas dalam Kecelakaan Truk Batu Bara
-
NUSANTARA10/04/2026 18:30 WIBOperasi Gabungan Ungkap Penyelundupan Sabu 4 Kg di Bandara
-
JABODETABEK10/04/2026 16:00 WIBPolisi Ringkus Komplotan KPK Gadungan yang Peras Anggota DPR
-
NASIONAL10/04/2026 18:00 WIBKejagung Tetap Gunakan BPKP untuk Audit Kerugian Negara Meski Ada Putusan MK
-
EKBIS10/04/2026 15:30 WIBPHE: Investasi di Indonesia Timur Semakin Menarik

















