POLITIK
Viral Pesan Hasto Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, PDIP: Itu Hoaks
AKTUALITAS.ID – PDI Perjuangan (PDIP) membantah adanya instruksi dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto kepada jajaran partai untuk mengajak pihak eksternal menolak rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto. Politikus PDIP, Guntur Romli, menyatakan instruksi Hasto yang ada di grup aplikasi perpesanan instan tersebut merupakan informasi palsu.
“Soal tangkapan layar yang beredar, siapapun bisa bikin seperti itu. Itu palsu. Hanya untuk mengkambinghitamkan Sekjen (Hasto) kami saja,” kata Guntur melalui keterangannya, Selasa (11/11/2025).
Guntur menegaskan bahwa PDIP tidak perlu menginstruksikan kadernya menolak pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto karena seluruh kader PDIP secara otomatis menolaknya berdasarkan rekam jejak Soeharto pada masa lampau.
“Penolakan terhadap Soeharto itu DNA kader-kader PDI Perjuangan, karena DNA kami melawan kezaliman, pembantaian manusia, KKN, dan bela rakyat kecil. Tidak perlu nunggu instruksi bagi kader-kader PDI Perjuangan untuk menolak Soeharto,” katanya.
Sebelumnya, dunia maya diramaikan dengan beredarnya tangkapan layar percakapan yang diduga berasal dari Hasto Kristiyanto di grup WhatsApp internal partai. Dalam screenshot yang beredar, Hasto disebut meminta jajaran partai untuk mengajak pihak eksternal menolak rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto. (Wibowo/Mun)
-
PAPUA TENGAH08/05/2026 19:30 WIBFreeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten Se-Papua Tengah
-
POLITIK08/05/2026 20:00 WIBGus Ipul Sebut Menag Berpeluang Pimpin PBNU
-
POLITIK08/05/2026 17:00 WIBDPD RI Desak Regulasi Pemilu 2029 Segera Disiapkan Pasca Putusan MK
-
DUNIA08/05/2026 19:00 WIBIran Klaim Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz
-
NASIONAL08/05/2026 16:00 WIBHaerul Saleh Teriak “Kebakaran” Sebelum Tewas Terjebak Api
-
POLITIK08/05/2026 18:00 WIBAhmad Ali Siap Jadi Jembatan ke JK
-
JABODETABEK08/05/2026 18:30 WIBCFD Rasuna Said Resmi Dimulai Minggu Ini
-
JABODETABEK08/05/2026 17:30 WIBSantri Belasan Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan

















