POLITIK
Muhaimin Iskandar Serukan Kesetiaan pada Kiai NU di Tengah Dinamika PBNU
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin menyerukan pentingnya menjaga komitmen kepada para ulama Nahdlatul Ulama (NU) di tengah dinamika yang terjadi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Hal itu disampaikan dalam puncak Haul KH M Bisri Syansuri ke-47, Haul Hj Nyai Nur Khodijah Hasbullah ke-73, serta Hari Lahir (Harlah) ke-111 Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang, Minggu (21/12/2025).
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri ribuan santri, alumni, kiai, ulama, serta tokoh nasional. Gus Muhaimin hadir mewakili Pengasuh Pesantren Denanyar, KH Abdussalam Shohib, dan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang penuh doa dan kebersamaan.
“Haul ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali nilai keilmuan, keikhlasan, dan perjuangan para pendiri pesantren, khususnya Mbah KH Bisri Syansuri,” ujar Gus Muhaimin.
Ia menegaskan KH Bisri Syansuri adalah sosok ulama besar yang mewariskan teladan dalam ilmu, akhlak, dan pengabdian kepada umat. Nilai istiqomah, kesetiaan pada perjuangan ulama, serta keberanian menjaga Ahlussunnah wal Jamaah menjadi warisan yang harus terus dijaga.
Dalam sambutannya, Gus Muhaimin juga meminta doa khusus untuk KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) yang kini memikul amanah besar sebagai pengasuh Pesantren Denanyar. Menurutnya, masa depan NU turut ditentukan oleh istiqomah dan perjuangan Gus Salam dalam melanjutkan jejak para pendiri pesantren.
Selain itu, Gus Muhaimin menyinggung dinamika internal PBNU. Ia menekankan bahwa apapun kondisi organisasi, kesetiaan kepada para kiai dan ulama NU tidak boleh goyah.
“Gak peduli ono geger-geger. Sampai mati insyaallah kita semua nderek para kiai NU. Insyaallah terus dados santri Mbah Hasyim, Mbah Bisri, sampai khusnul khotimah,” tegasnya.
Haul dan harlah ini juga menghadirkan KH Said Aqil Siroj serta Habib Mustofa bin Muhammad Alaydrus sebagai penceramah. Momentum tersebut menjadi pengingat akan peran besar ulama dalam membangun tradisi keilmuan, kebangsaan, dan keislaman moderat, sekaligus memperkuat ikatan batin antara pesantren, alumni, dan masyarakat. (Bowo/Mun)
-
RIAU29/07/2026 00:01 WIBPolisi Tahan Tengku Fauzi dalam Dugaan Kasus Korupsi Anggaran Satpol PP
-
RIAU28/07/2026 23:00 WIBBupati Kasmarni Raih Penghargaan pada Milad ke-51 MUI Bengkalis
-
EKBIS28/07/2026 23:25 WIBPRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 60 Brand Global dan Peluang Bisnis Industri AVL
-
FOTO29/07/2026 17:00 WIBFOTO: Kampanye Pariwisata Malaysia di Rangkaian KAI Commuter
-
NASIONAL28/07/2026 22:30 WIBMenteri LH Jumhur: Gerakan Tobat Nasional Ekologis Segera Diluncurkan, Libatkan Mahasiswa dan Masyarakat
-
POLITIK29/07/2026 11:00 WIBBawaslu: Ancaman Terbesar Pemilu Kini Bukan Lagi di TPS
-
OLAHRAGA28/07/2026 21:30 WIBChelsea vs AC Milan, Luka Modric dan Cole Palmer Siap Tampil di Stadion GBK
-
NASIONAL29/07/2026 11:45 WIBOperasi Senyap KPK Berujung Penangkapan Bupati Pemalang

















