Connect with us

NUSANTARA

10 Orang Terluka Akibat Ledakan Pipa Gas di Indragiri Hilir Riau

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) terjadi di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, pada Jumat (2/1/2026). Insiden tersebut menyebabkan sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka serta mengakibatkan bangunan dan kendaraan di sekitar lokasi terbakar.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Inhil AKBP Farouk Oktora mengatakan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis secara intensif di fasilitas kesehatan setempat.

“Dari total 10 korban luka, enam orang mengalami luka bakar akibat kobaran api. Sementara empat lainnya menderita luka ringan karena terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri,” ujar Farouk, Minggu (4/1/2026).

Selain menimbulkan korban luka, ledakan pipa gas tersebut juga menghanguskan sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi. Tercatat lima unit truk dan lima sepeda motor yang sedang terparkir di kios pinggir Jalan Lintas Sumatra ikut terbakar karena jaraknya yang sangat dekat dengan pusat ledakan.

Tak hanya kendaraan, api juga membakar tiga bangunan tempat usaha milik warga. Ketiga bangunan tersebut terdiri dari satu bengkel ban, satu tempat pencucian sepeda motor, serta satu bangunan penampungan buah kelapa sawit.

Beruntung, kobaran api tidak merembet ke permukiman utama warga yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kebocoran pipa gas. Aparat gabungan bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat untuk mengamankan area dan mencegah meluasnya kebakaran.

Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur Sumatra yang menghubungkan Provinsi Riau dan Jambi sempat ditutup total demi alasan keselamatan, mengingat api masih menyembur tinggi ke udara.

“Situasi saat ini sudah aman dan jalur lintas timur Sumatra telah dibuka kembali secara normal untuk kendaraan,” kata Farouk.

Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat warga mendengar suara dentuman keras. Tidak lama berselang, api menyembur hingga ketinggian sekitar 15 meter akibat kebocoran pipa gas bawah tanah.

Hingga kini, penyebab pasti kebocoran pipa gas tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat kepolisian bersama pihak terkait telah memasang garis pengaman dan melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan keamanan di sekitar lokasi kejadian. (Irawan/Mun)

TRENDING