POLITIK
Pengamat Tegaskan Parpol Penggagas Pilkada Tak Langsung Bisa Dibubarkan MK
AKTUALITAS.ID – Peneliti dan konsultan politik, Saiful Mujani, mengingatkan bahwa partai politik yang berupaya menghapus sistem pemilihan kepala daerah secara langsung berpotensi dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, langkah tersebut dapat dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip konstitusional dan sistem presidensial yang telah disepakati dalam UUD 1945.
“Partai-partai yang menginginkan pemilihan tidak langsung itu sebenarnya adalah kekuatan politik yang tidak sanggup menjalankan demokrasi dan pemerintahan,” ujar Saiful dalam diskusi Kita Tolak Pilkada Tak Langsung di Jakarta, Minggu (4/1/2025).
Saiful menjelaskan bahwa MK memiliki kewenangan untuk membubarkan partai politik apabila terbukti melanggar prinsip dasar negara. Dorongan penerapan pilkada tidak langsung, menurutnya, bertentangan dengan sistem presidensial yang menjadi fondasi demokrasi Indonesia.
“Kalau prinsip yang sudah kita punya adalah sistem presidensial, lalu itu dilanggar, maka ancamannya jelas secara konstitusional,” tegasnya.
Ia menilai peluang perlawanan melalui jalur politik formal semakin kecil karena mayoritas elite politik mendukung wacana pilkada tidak langsung. Minimnya oposisi di DPR membuat kemungkinan pilkada langsung dihapus semakin besar.
“Kalau dilihat di DPR, kekuatan politik yang menentang itu sangat terbatas. Artinya, kalau voting, pilkada langsung bisa hilang,” katanya.
Saiful menekankan bahwa satu-satunya kekuatan yang dapat membendung upaya pelanggaran konstitusi tersebut adalah tekanan dari masyarakat. Ia mengajak publik untuk aktif bersuara agar sistem demokrasi tetap terjaga.
“Kalau kita berharap pada kekuatan politik resmi, itu tidak mungkin. Tidak ada jalan lain selain gerakan masyarakat untuk membendung kenekatan melawan konstitusi ini,” pungkasnya. (Bowo/Mun)
-
JABODETABEK02/11/2026 07:30 WIBAKSI Satu Juta Tanda Tangan untuk Ancol Gratis Menggema di CFD
-
DUNIA02/11/2026 08:00 WIBTrump Terpojok! Demokrat Diramal Sapu Bersih Pemilu Sela AS
-
NASIONAL02/11/2026 10:00 WIBKomnas HAM Minta Propam Usut Penggerebekan Ponpes Sukoharjo
-
JABODETABEK02/11/2026 07:30 WIBKhusus Senin! Perpanjang SIM Lebih Praktis di Lokasi Ini
-
POLITIK02/11/2026 11:00 WIBPSI Belum Ambil Langkah soal Suket Gibran yang Dibatalkan MA
-
NASIONAL02/11/2026 07:00 WIBWamen HAM Mugiyanto Tegaskan HAM Harga Mati Menuju Indonesia Emas 2045
-
POLITIK02/11/2026 09:00 WIBJansen: Pilihannya Gibran Mundur atau Dimundurkan
-
JABODETABEK02/11/2026 05:30 WIBBMKG: Jangan Keluar Rumah Tanpa Payung di 2 Wilayah Ini!
















