NASIONAL
1.000 Ton Beras Ilegal Tanpa Dokumen Karantina Ditindak
AKTUALITAS.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai pemasukan ilegal komoditas pertanian tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi mengganggu keberlangsungan produksi pangan nasional.
“Tindak tegas, usut hingga ke akarnya. Ini akan mengganggu swasembada kita. Jangan sampai terjadi kembali,” tegas Amran di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Rabu (21/1/2026).
Lebih lanjut, Mentan mengapresiasi peran seluruh instansi yang terlibat dalam penindakan, termasuk Bea dan Cukai, aparat penegak hukum, TNI AL, Polair, serta pemerintah daerah di Kepulauan Riau.
Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean, mengatakan penindakan tersebut mencerminkan peran strategis Karantina dalam memastikan setiap komoditas pertanian yang masuk ke wilayah Indonesia memenuhi ketentuan perkarantinaan.
“Penegakan ketentuan karantina bukan semata-mata penindakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya pelindungan terhadap petani, pelaku usaha yang patuh, serta keberlanjutan sistem pangan nasional,” kata Sahat.
Dari hasil penindakan, total beras yang diamankan mencapai sekitar 1.000 ton dan saat ini masih dalam proses hukum serta pengembangan perkara.
Selain beras, aparat juga menahan sejumlah komoditas lain yang masuk tanpa memenuhi persyaratan karantina, antara lain bawang merah, cabai kering, gula dan bawang putih.
Sahat menambahkan Barantin terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Pertanian, Bea dan Cukai, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan lalu lintas komoditas berjalan sesuai aturan sekaligus mendukung stabilitas dan ketahanan pangan nasional.
(Purnomo/goeh)
-
NASIONAL25/06/2026 17:44 WIBKasus YTR, PPP Minta Negara Hadir Berikan Pendampingan Maksimal
-
POLITIK25/06/2026 17:00 WIBDemokrat 10 Tahun Oposisi Tanpa Main Mata dengan Kekuasaan
-
RAGAM25/06/2026 16:00 WIBTidur Dekat HP Jadi Kebiasaan Buruk Generasi Digital
-
NASIONAL25/06/2026 16:16 WIBBahlil Buka Kartu! Ada 120 Sumur Minyak Baru, RI Siap Kurangi Impor BBM
-
NASIONAL25/06/2026 16:47 WIBHarga Pertamax Diprediksi Turun per 1 Juli 2026
-
EKBIS25/06/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Jeblok ke Titik Terendah
-
POLITIK25/06/2026 14:00 WIBPengamat SDI: UU Perampasan Aset Jawab Kerinduan Rakyat
-
NUSANTARA25/06/2026 06:30 WIBWaspada Banjir Rob 24 Juni 7 Juli

















