DUNIA
Inggris Nyatakan Tidak Akan Bergabung dengan AS-Israel untuk Serang Iran
AKTUALITAS.ID – Inggris menyatakan bahwa negaranya tidak akan bergabung ke dalam serangan ofensif Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Berbicara di hadapan parlemen Inggris, Starmer mengatakan pengambilan keputusan seperti itu memerlukan “dasar hukum untuk apa yang dilakukan Inggris” serta “rencana yang matang dan dapat dijalankan,” sebagaimana dilaporkan Xinhua pada Senin kemarin.
“Pemerintahan ini tidak meyakini perubahan rezim dapat dilakukan melalui (serangan) udara. Presiden Trump (Presiden AS Donald Trump-red) menyatakan ketidaksetujuannya atas keputusan kami untuk tidak terlibat dalam serangan awal, tetapi tugas saya adalah menilai apa yang menjadi kepentingan nasional Inggris,” kata Starmer.
Terkait hal tersebut, Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya “sangat kecewa” karenna Starmer menghalanginya menggunakan pangkalan militer di Diego Garcia untuk melancarkan serangan terhadap Iran, ungkap sejumlah laporan media Inggris pada hari yang sama.
Menurut Trump, penolakan Inggris sebelumnya yang tidak mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan tersebut belum pernah “terjadi sebelumnya antara kedua negara”.
Pada sebuah pernyataan pada Minggu (1/3/2026) malam waktu setempat, Starmer menyetujui permintaan AS untuk menggunakan pangkalan itu untuk “tujuan pertahanan yang spesifik dan terbatas.” Namun, Trump menilai Starmer “terlalu lama” dalam mengubah keputusannya.
(Yan Kusuma/goeh)
-
JABODETABEK19/08/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Jam Rawan Hujan di Jakarta Rabu
-
NUSANTARA19/08/2026 07:30 WIBAnak Krakatau Erupsi 19 Kali di Hari Kemerdekaan
-
POLITIK19/08/2026 10:00 WIBDicecar Wartawan Soal Uang Dollar, Raja Juli Mendadak Bungkam
-
OASE19/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bongkar Rahasia Keadilan Allah di Hari Kiamat
-
NUSANTARA19/08/2026 08:30 WIBPendaki Brebes Terpeleset ke Kawah Slamet
-
DUNIA19/08/2026 08:00 WIBDrone Houthi Ledakkan Kilang Minyak Saudi
-
NASIONAL19/08/2026 11:00 WIBIstana Putuskan Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat
-
POLITIK19/08/2026 07:00 WIBBahlil Tegaskan Menteri Golkar Jangan Antikritik

















