OTOTEK
HP 4G Harga Rp500 Ribu Hadir untuk Internet Murah
AKTUALITAS.ID – Upaya menghadirkan smartphone murah kembali dilakukan industri telekomunikasi global. GSMA tengah mengembangkan HP 4G dengan harga sekitar Rp500.000 hingga Rp700.000 yang ditargetkan meluncur pada akhir 2026.
Program ini dilakukan bersama sejumlah produsen smartphone dan operator telekomunikasi dengan tujuan memperluas akses internet di negara berkembang, khususnya di kawasan Afrika.
Perwakilan GSMA, Alix Jagueneau, mengatakan sebanyak tujuh dari 15 produsen smartphone yang dihubungi telah menyatakan minat untuk terlibat dalam pengembangan perangkat tersebut.
“Target harga US$30 hingga US$40 merupakan ambisi kami berdasarkan riset keterjangkauan harga,” ujar Jagueneau kepada TechCrunch.
Namun, upaya menghadirkan HP 4G harga Rp500 ribuan tersebut menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah kenaikan harga komponen, terutama memori, yang membuat biaya produksi perangkat meningkat.
Selain itu, harga akhir smartphone juga sangat dipengaruhi oleh kebijakan pajak di masing-masing negara. Di beberapa negara Afrika, ponsel masih dikategorikan sebagai barang mewah sehingga dikenakan pajak impor hingga 30 persen.
GSMA bekerja sama dengan sejumlah operator telekomunikasi besar, di antaranya Airtel, Axian Telecom, Ethio Telecom, MTN Group, Orange, serta Vodafone.
Smartphone murah tersebut untuk tahap awal ditargetkan masuk ke enam negara Afrika, yakni Republik Demokratik Kongo, Ethiopia, Nigeria, Rwanda, Tanzania, dan Uganda.
Melalui inisiatif ini, GSMA menargetkan dapat membuka akses internet bagi sekitar 20 juta orang yang saat ini belum memiliki perangkat smartphone yang terjangkau.
Meski demikian, analis dari Counterpoint Research, Ahmed Shebab, menilai target harga tersebut cukup menantang untuk dicapai.
Menurutnya, smartphone dengan harga US$30 hingga US$40 memang pernah memungkinkan ketika harga komponen, khususnya memori, masih jauh lebih murah dibandingkan saat ini.
“Beberapa merek mungkin bisa mencapai harga tersebut, tetapi volumenya kecil dan tidak berasal dari produsen global besar,” ujarnya.
Saat ini, rata-rata harga smartphone di kawasan Timur Tengah dan Afrika tercatat sekitar US$188 atau sekitar Rp3,2 juta, sehingga kehadiran HP 4G murah diharapkan dapat mempercepat penetrasi internet di wilayah tersebut.
Upaya menghadirkan smartphone murah sebelumnya juga pernah dilakukan oleh Google melalui program Android One pada 2014. Program itu diluncurkan di beberapa negara seperti India, Pakistan, Bangladesh, dan Indonesia, namun tidak berhasil meraih pangsa pasar yang signifikan.
Jika berhasil diwujudkan, kehadiran smartphone 4G harga Rp500 ribuan berpotensi menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas akses digital di negara berkembang. (Firmansyah/Mun)
-
PAPUA TENGAH02/05/2026 23:00 WIBAntusiasme Tinggi Warnai Upacara Hardiknas di SD Naena Kekwa Bersama Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika
-
NUSANTARA03/05/2026 06:30 WIBEmpat Pembunuh Wanita Lansia di Pekanbaru Ditangkap di Aceh dan Sumut
-
JABODETABEK03/05/2026 09:30 WIBBocah Cipondoh Diduga Dilecehkan Usai Dicekoki Miras
-
JABODETABEK03/05/2026 05:30 WIBCuaca Jakarta 3 Mei: Semua Wilayah Basah
-
NASIONAL03/05/2026 06:00 WIBKomisi V DPR Setuju Potongan Ojol di Bawah 10%
-
PAPUA TENGAH02/05/2026 20:30 WIBKunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Timika, Yan Mandenas Dorong Penguatan SDM dan Pembentukan Kanwil PPT
-
EKBIS03/05/2026 11:30 WIBEmas Antam Bertahan Rp 2,796 Juta per Gram
-
EKBIS02/05/2026 21:30 WIBPupuk Indonesia Mampu Jaga Pasokan di Tengah Geopolitik Global

















