NASIONAL
Kompolnas Kawal Ketat Transparansi Kasus Air Keras Aktivis KontraS
AKTUALITAS.ID – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menyatakan bahwa proses penyelidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya sejauh ini berjalan secara akuntabel dan terbuka kepada publik.
“Proses penanganan yang ditunjukkan, hasilnya dibuka, bahkan bentuk konkret seperti CCTV dan inisial pelaku juga disampaikan. Ini langkah positif dalam penegakan hukum,” ujar Anam, Kamis (19/3/2026).
Menurut Anam, indikator transparansi terlihat dari keterbukaan aparat dalam menyampaikan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV dan detail kejadian yang dapat diuji publik.
Ia menilai langkah tersebut penting untuk memastikan kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum tetap terjaga.
“Semua basis data bisa dicek, mulai dari jumlah titik CCTV hingga kronologi kejadian. Ini menunjukkan akuntabilitas yang kuat,” tambahnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap dua terduga pelaku dengan inisial BHC dan MAK.
Direktur Reserse Kriminal Umum, Iman Imanuddin, menyebut jumlah pelaku bisa lebih dari dua orang, berdasarkan keterangan 15 saksi yang telah diperiksa.
Di sisi lain, TNI melalui Pusat Polisi Militer TNI juga telah menahan empat personel yang diduga terlibat.
Komandan Puspom TNI, Yusri Nuryanto, menyebut keempatnya berasal dari Detasemen Markas BAIS TNI dan kini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kompolnas menilai keterbukaan dalam penanganan kasus ini merupakan langkah positif yang harus terus dijaga. Transparansi dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan proses hukum berjalan profesional dan dapat dipercaya publik.
Kompolnas juga memastikan akan terus mengawasi jalannya penyidikan hingga kasus ini terungkap secara tuntas. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL10/09/2026 06:00 WIBKades Minta Pemilihan Ditunda, DPR Belum Tutup Pintu
-
OASE10/09/2026 05:00 WIBMisteri Ruang dan Waktu yang Diisyaratkan Al-Qur’an
-
POLITIK10/09/2026 07:00 WIBPDIP Baca Pidato AHY sebagai Sinyal Ketidakpuasan
-
POLITIK10/09/2026 11:00 WIBPrabowo Bongkar Sikap Demokrat Saat Tak Berkuasa
-
NUSANTARA10/09/2026 12:30 WIBTNI AL Turunkan Kapal Perang Cari Jurnalis Hilang
-
NUSANTARA10/09/2026 07:30 WIBTim SAR Sisir 3 Pulau, 5 Jurnalis Belum Ditemukan
-
EKBIS10/09/2026 09:30 WIBIHSG Menguat di Tengah Bursa Asia Memerah
-
JABODETABEK10/09/2026 05:30 WIBJangan Terkecoh Cerah! Dua Wilayah Jakarta Ini Bakal Diguyur Hujan

















