Connect with us

RIAU

Kader NasDem Riau Gelar Aksi Damai, Protes Cover Majalah Tempo

Aktualitas.id -

Sejumlah kader Partai Nasdem menggelar aksi damai di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau. (Aktualitas.id/Bambang Irawan).

AKTUALITAS.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Riau bersama ratusan kader menggelar aksi damai di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Kamis (16/4/2026).

Aksi tersebut dimulai dari kantor DPW NasDem Riau dan berlangsung tertib. Kegiatan ini merupakan bentuk kekecewaan kader NasDem terhadap cover Majalah Tempo edisi 12 April 2026 yang dinilai tidak mencerminkan etika jurnalistik.

Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Riau, Yopi Arianto, menyampaikan bahwa pihaknya menilai visual pada sampul majalah tersebut telah membangun persepsi negatif terhadap Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

“Atas nama pimpinan wilayah, kami menilai apa yang dilakukan TEMPO tidak mengedepankan etika jurnalistik. Ilustrasi tersebut meskipun bersifat satire, namun terkesan menyerang kehormatan pribadi dan institusi Partai NasDem,” ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan visual karikatur dinilai lebih kuat membentuk opini publik dibandingkan isi tulisan, sehingga berpotensi menyesatkan masyarakat yang tidak membaca keseluruhan artikel.

Menurutnya, terdapat beberapa poin yang menjadi keberatan pihak NasDem, di antaranya dugaan framing berlebihan, pelanggaran martabat personal, serta pencampuran antara opini dan fakta dalam penyajian informasi.

“Media boleh beropini, tetapi tidak boleh menyesatkan publik. Kritik boleh disampaikan, namun tidak boleh melampaui batas hingga merendahkan martabat seseorang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) NasDem Riau, Dedi Harianto Lubis, menyebut karikatur dalam pemberitaan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap figur Ketua Umum Partai NasDem.

“Kami tidak akan membiarkan ada pihak yang merendahkan martabat ketua umum kami. Kami menjunjung tinggi kebebasan pers, namun kebebasan tersebut tidak boleh digunakan untuk menyerang atau membunuh karakter seseorang,” katanya.

Dalam aksi tersebut, para kader NasDem secara tegas meminta Majalah TEMPO untuk menyampaikan “permintaan maaf” atas cover yang dinilai merugikan dan mencederai kehormatan tokoh serta institusi partai.

Aksi damai berlangsung dengan pengawalan aparat dan diakhiri dengan penyampaian aspirasi secara tertib di kantor PWI Provinsi Riau.

(Bambang Irawan)

TRENDING