Connect with us

NASIONAL

Heboh Agen CIA Gadungan, Hashim Ngaku Gaurav Srivastava Bawaan Delegasi AS

Aktualitas.id -

Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Isu liar seputar jaringan intelijen asing yang sempat menggoyang lingkaran elit kekuasaan akhirnya menemui titik terang. Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo yang juga adik Presiden Prabowo Subianto, secara mendadak mengeluarkan klarifikasi panas untuk membersihkan namanya dari pusaran rumor yang mengaitkan dirinya dengan Gaurav Srivastava – sosok kontroversial yang kini dicap dunia internasional sebagai penipu ulung berkedok agen rahasia CIA.

Sadar namanya dijadikan komoditas isu yang menyudutkan, kubu Hashim langsung bergerak cepat membeberkan fakta utuh guna menampar balik pemberitaan yang dianggap sengaja dipelintir secara sepihak.

“Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar, kami menyampaikan klarifikasi untuk meluruskan fakta serta memberikan gambaran yang utuh mengenai peristiwa yang diberitakan,” tegas Juru Bicara Hashim, Ariseno Ridhwan, dalam keterangan resminya, Senin (13/7/2026).

BACA JUGA  Hashim Djojohadikusumo Tegaskan Tak Campuri Kasus Riza Chalid

Ariseno langsung membongkar memori kelam pada 7 Desember 2020 silam. Kala itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menggelar jamuan makan malam super eksklusif untuk menyambut Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Christopher C. Miller, di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta. Hashim Djojohadikusumo turut hadir sebagai saksi kunci dalam pertemuan bilateral tersebut.

Publik sempat digegerkan karena dalam dokumen pertemuan tersebut, terselip nama Gaurav Srivastava, pria yang belakangan terbongkar track record-nya sebagai penipu yang hobi mencatut nama besar Central Intelligence Agency (CIA).

Namun, pihak Hashim dengan tegas menolak narasi bahwa mereka sengaja membawa atau memelihara penipu tersebut. Ariseno menelanjangi fakta bahwa Gaurav datang bukan atas undangan pihak Indonesia, melainkan dibawa langsung oleh moncong pemerintah Amerika Serikat sebagai bagian dari rombongan resmi mereka!

BACA JUGA  Hashim: Program Makan Gratis Prabowo akan Diberilan Dua Kali Sehari

“Gaurav Srivastava turut hadir sebagai bagian dari delegasi Amerika Serikat dalam pertemuan terbatas tersebut,” cetus Ariseno mematahkan teori konspirasi yang beredar.

Kubu Hashim menegaskan tidak ada alasan untuk menaruh curiga saat itu, sebab rombongan Pentagon yang datang diisi oleh pejabat kelas kakap bentukan Washington. Di antaranya adalah Kash Patel (Kepala Staf Menhan AS kala itu, yang kini menjabat sebagai Direktur FBI), Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Y. Kim, Military Assistant General Brian Fenton, hingga Director of the Defense Security Cooperation Agency Heidi Grant. Total ada hampir 30 orang yang mengawal kunjungan resmi tersebut.

Dengan klarifikasi berskala besar ini, kubu Hashim berharap masyarakat tidak lagi termakan oleh gorengan isu murahan yang disebarkan secara parsial demi kepentingan politik tertentu. Pihak Kertanegara memastikan bahwa mereka adalah korban dari infiltrasi delegasi AS yang kecolongan membawa sosok bermasalah, dan hubungan diplomatik kedua negara tetap berjalan tanpa ada rahasia yang disembunyikan. Rakyat kini diminta cerdas melihat fakta! (Bowo/Mun)

BACA JUGA  Soal Proyek Mark Up 1.000 Persen, Kemenhan Bantah Adik Prabowo

TRENDING