EKBIS
Mata Uang Garuda Menguat Lagi
AKTUALITAS.ID – Mata uang Garuda tampil perkasa dan makin percaya diri menekan dolar Amerika Serikat (AS). Mengawali perdagangan di akhir pekan, nilai tukar rupiah kembali mencatatkan rapor hijau dan berpeluang besar melanjutkan tren positifnya.
Berdasarkan data Refinitiv pada Jumat pagi (21/8/2026), rupiah dibuka menguat 0,11 persen dan langsung mengunci posisi di Rp17.720 per dolar AS. Kenaikan ini memperpanjang reli manis mata uang domestik yang telah menguat selama tiga hari berturut-turut.
Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (20/8/2026), rupiah sempat melesat tajam 0,48 persen ke level Rp17.740 per dolar AS, mengulang sukses penguatan sehari sebelumnya yang naik 0,14 persen.
Keperkasaan rupiah berjalan seirama dengan deretan mata uang utama kawasan Asia yang ikut membantai dolar AS. Won Korea Selatan memimpin penguatan dengan melonjak 0,80 persen, disusul dolar Singapura (0,14 persen), yen Jepang (0,07 persen), serta yuan China (0,03 persen). Hanya peso Filipina dan ringgit Malaysia yang terpeleset tipis di zona merah.
Tak cuma di Asia, kekuatan greenback juga melorot di hadapan mata uang negara maju. Dolar Australia menguat 0,28 persen, euro naik 0,12 persen, franc Swiss terkerek 0,12 persen, dan poundsterling Inggris terapresiasi 0,10 persen.
Penyebab utama lunglaynya mata uang Paman Sam ini terlihat dari Indeks Dolar AS (DXY). Pada pukul 09.00 WIB, indeks yang mengukur kekuatan DXY terhadap enam mata uang utama dunia tersebut kehabisan bensin dan merosot 0,10 persen ke level 98,799. Perlemahan ini menjadi momentum emas bagi rupiah untuk makin merajai perdagangan hingga penutupan pekan. (Firman/Mun)
-
NASIONAL20/08/2026 13:00 WIBDPR Desak Kemenkeu Cairkan Rp290 M untuk Atasi Karhutla Kalimantan
-
NASIONAL21/08/2026 09:00 WIBMA Larang Kasasi Putusan Bebas
-
EKBIS21/08/2026 09:30 WIBIHSG Naik 22 Poin di Awal Perdagangan
-
OTOTEK20/08/2026 13:30 WIBWhatsApp Bisa Simpan Kontak Tanpa Nomor HP
-
DUNIA20/08/2026 15:00 WIBIsrael Akui Tank Tembak Mobil Hind Rajab
-
NASIONAL20/08/2026 19:00 WIBDewan Pers: 50 Wartawan Terjerat UU ITE & KUHP
-
RAGAM20/08/2026 14:00 WIBSoekarno Temui Tan Malaka dalam Gelap
-
POLITIK21/08/2026 07:00 WIBDede Yusuf: Para Sekjen Parpol Sudah Bertemu Bahas RUU Pemilu

















