Connect with us

JABODETABEK

Pramono Belum Putuskan Tarif Parkir Naik

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Wacana kenaikan tarif parkir di DKI Jakarta mendadak jadi sorotan hangat usai munculnya usulan ekstrim yang mematok angka hingga puluhan ribu rupiah per jam. Meski skema penyesuaian tarif sudah mulai dibahas, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dirinya belum mengambil keputusan final.

Pramono mengakui bahwa regulasi tarif parkir di Ibu Kota memang sudah sangat usang karena tidak mengalami penyesuaian selama belasan tahun.

“Memang di Jakarta ini sudah lebih hampir 14 tahun tarif parkir belum pernah naik atau disesuaikan. Tapi saya belum memutuskan sampai dengan hari ini,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026).

Pramono menjelaskan, meskiPanitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta tengah menggodok usulan revisi, kewenangan penuh penetapan tarif berada di tangannya sebagai Kepala Daerah.

BACA JUGA  HUT Jakarta ke-499, Pramono Siapkan Wisata Gratis untuk Warga

Di sisi lain, Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter, membocorkan adanya draf usulan perubahan tarif berbasis sistem zonasi. Dalam skema ini, kawasan dengan nilai ekonomi tinggi seperti SCBD, Menteng, Senayan, hingga wilayah Jakarta Selatan berpotensi dikenakan tarif batas atas yang fantastis.

“Jadi nanti mau dibuat sistem zonasi… Jadi tarif itu ambang batas tertingginya sampai Rp 60 ribu,” ungkap Jupiter.

Namun, Jupiter secara tegas mengkritik keras usulan angka tersebut. Ia menilai tarif Rp 60 ribu untuk kendaraan roda empat sangat tidak rasional dan murni membebani masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.

“Menurut saya terlalu memberatkan masyarakat. Nggak masuk akal, ngawur itu. Untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) bukan begitu caranya, jangan mencekik masyarakat,” pungkasnya mendesak agar Pemprov mencari alternatif pendapatan lain. (Irawan/Mun)

BACA JUGA  Pramono Anung akan Kaji Usulan Tarif Langganan Rp200 Ribu per Bulan untuk Transjakarta dan Transjabodetabek

TRENDING