Connect with us

DUNIA

Zelensky Sebut Pemilu di Masa Perang Bisa Jadi Bencana Ukraina

Aktualitas.id -

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, foto: aktualitas.id - meta ai

AKTUALITAS.ID – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan peringatan keras terkait masa depan politik negaranya di tengah gempuran invasi Rusia. Zelensky secara tegas menolak gagasan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) selama darurat militer masih berlaku, dan menyebut wacana tersebut sebagai ancaman fatal yang sanggup meremukkan Ukraina dari dalam.

Pernyataan menohok ini disampaikan Zelensky merespons desakan dari mantan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov yang sempat menyuarakan agar pimpinan negara mencari celah pelaksanaan Pemilu.

“Saya yakin bahwa dalam perang seperti ini, pemilihan umum merupakan risiko yang sangat besar. Pemilu saat ini ibarat tsunami bagi negara yang akan memecah belah Ukraina,” tegas Zelensky dalam taklimat pers bersama para jurnalis.

BACA JUGA  Krisis Ukraina: Solusi Panas untuk Perang Dingin yang Berkelanjutan

Zelensky menegaskan bahwa memaksakan Pemilu di tengah amukan perang sama saja dengan menyerahkan kedaulatan negara ke tangan musuh.

“Jika kita ingin menghancurkan negara ini, maka kita bisa melangkah ke arah penyelenggaraan pemilu di masa perang seperti sekarang,” lanjut sang Presiden.

Sikap keras Zelensky ini mengemuka di tengah gejolak politik dalam negeri yang kian memanas. Keputusannya memecat Fedorov sosok mantan Menhan yang cukup populer sempat memicu gelombang protes warga yang turun ke jalan.

Di sisi lain, para pengamat menilai penundaan Pemilu di bawah hukum darurat merupakan langkah logis. Selain masalah keamanan, hambatan teknis yang mustahil diabaikan adalah hak pilih bagi ratusan ribu prajurit di garis depan pertempuran, jutaan pengungsi di luar negeri, hingga kerentanan atas ancaman disinformasi dan peretasan dari pihak Rusia. (Mun)

BACA JUGA  Menlu Rusia Pertanyakan Hak Kedaulatan Ukraina

TRENDING