Connect with us

NASIONAL

Jurnalis Hilang, Pencarian Tembus Bengkulu

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap rombongan jurnalis foto yang hilang kontak di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau kini memasuki babak baru yang makin mencekam. Memasuki hari kedelapan pencarian pada Selasa (15/9/2026), penyisiran skala besar resmi diperluas hingga ke wilayah perairan Bengkulu.

Langkah ini diambil setelah analisis pergerakan arus laut memperkirakan para korban terdorong jauh dari lokasi awal di Selat Sunda menuju ke arah barat Sumatera.

Kasie Ops Basarnas Banten, Riski Dwiyanto, menyatakan bahwa perluasan area operasi SAR kini mencakup wilayah laut yang sangat luas, mencapai 3.900 nautical miles (NM).

“Kita dibantu oleh kantor SAR Bengkulu untuk mengcover wilayah kantor SAR Bengkulu. Sehingga untuk SAR map yang kita prediksikan itu mengarah ke wilayah kantor SAR Bengkulu sudah dicover dengan teman-teman kantor SAR Bengkulu,” tegas Riski, Selasa (15/9/2026).

BACA JUGA  Sejak Pandemi Covid-19, 9.338 Orang di Bengkulu Jadi Pengangguran

Tak tanggung-tanggung, kekuatan penuh dikerahkan dalam operasi kemanusiaan ini. Sebanyak 647 personel gabungan diterjunkan ke laut. Armada laut berskala besar mulai dari KRI Gilimanuk, KRI Leuser, KRI Lepu, KRI Kerambit, KN SAR Antasena, hingga belasan kapal patroli dan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari wilayah Banten serta Lampung dikepung ke titik perkiraan korban.

Tantangan di lapangan pun kian berat. Tim SAR harus berpacu dengan waktu di tengah gelombang laut yang mencapai ketinggian 2,5 meter serta hembusan angin kencang berkecepatan 5–20 knot dari arah tenggara ke selatan.

Di tengah penyisiran masif tersebut, sebuah kabar mengejutkan datang dari Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Polda Bengkulu dilaporkan tengah melakukan autopsi dan pengambilan sampel DNA terhadap sesosok jenazah tanpa identitas yang ditemukan terdampar di pesisir pulau terluar tersebut.

BACA JUGA  Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Kabupaten Seluma Bengkulu

Pihak kepolisian setempat telah berkoordinasi intensif dengan Polda Lampung guna memastikan apakah jenazah misterius tersebut merupakan bagian dari rombongan jurnalis foto yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau sejak 7 September lalu. (Mun)

TRENDING