EKBIS
Harga Tiket Pesawat Nataru 2026 Fix Bakal Didiskon
AKTUALITAS.ID – Kabar segar bagi masyarakat yang berencana mudik atau berlibur pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah meracik formula khusus untuk memangkas harga tiket pesawat agar tetap ramah di kantong di tengah lonjakan permintaan akhir tahun.
Direktur Angkutan Udara Kemenhub, Agustinus Budi Hartono, menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini bukan sekadar kelancaran operasional penerbangan, melainkan jaminan keterjangkauan harga tiket bagi masyarakat luas.
“Terkait dengan persiapan Nataru tahun ini, yang harus kita persiapkan adalah bagaimana masyarakat masih bisa bepergian dengan harga tiket yang terjangkau. Itu sudah pasti akan dipertimbangkan dan dipikirkan oleh pemerintah,” tegas Agustinus dalam Loka Karya Forum Wartawan Perhubungan (Forwahub) di Bandung, Jumat (2/10/2026).
Sebagai jurus andalan, pemerintah bersiap kembali menggelontorkan stimulus insentif pajak. Saat ini, draf Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) tengah dikebut dan segera masuk tahap harmonisasi aturan. Melalui kebijakan ini, beban pajak yang biasanya ditanggung penumpang akan diambil alih oleh negara.
Kemenhub rupanya tidak berhenti pada penghapusan PPN. Agustinus membocorkan bahwa komponen penyumbang mahalnya tiket pesawat lainnya, seperti passenger service charge (PSC) alias tarif bandara dan fuel surcharge (FS) atau biaya tambahan bahan bakar, juga masuk dalam radar potongan harga.
“Untuk besaran PPN DTP kemungkinan akan sama 11%, tapi untuk besaran PSC dan FS-nya berapa persen, ini belum diputuskan. Ini akan kita diskusikan dalam waktu dekat,” ungkapnya.
Di luar urusan tarif murah, Kemenhub menjamin standar keselamatan penerbangan tidak akan dikompromikan. Otoritas Bandar Udara (Otban) dari wilayah 1 hingga 10 bersama Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) diinstruksikan untuk menyisir kelaikan seluruh armada udara dari Sabang sampai Merauke, baik sebelum maupun selama periode sibuk Nataru 2026 berlangsung.
Fleksibilitas jam terbang bagi operator bandara, maskapai, dan AirNav juga disiapkan secara matang untuk mengantisipasi penumpukan penumpang demi memastikan kelancaran konektivitas udara akhir tahun. (Kusuma/Mun)
-
JABODETABEK03/10/2026 06:30 WIBAwas Hangus! Buruan Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Sabtu Ini
-
RIAU03/10/2026 13:49 WIBKapolri Rotasi Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
-
OASE03/10/2026 05:00 WIBNgeri! Ini Ancaman Allah untuk Para Penipu
-
JABODETABEK03/10/2026 05:30 WIBAwas! Akhir Pekan Jakarta Diguyur Hujan
-
DUNIA03/10/2026 08:00 WIBSingapore Airlines Stop Terbang ke Dubai hingga Desember
-
NUSANTARA03/10/2026 07:30 WIBGeger! Kolonel TNI Pesan Sabu dari Pacar Pemasok Narkoba
-
NASIONAL03/10/2026 06:00 WIBArrmanatha Nasir Jadi Menlu, Andina: Diplomasi Harus Berorientasi Kepentingan Nasional
-
NUSANTARA02/10/2026 22:09 WIBKetahuan Pesta Narkoba di Hotel Ketintang, Gerindra Siap Tendang 3 Anggota DPRD-nya

















