Berita
Kirim Surat ke Interpol, Libanon Minta 2 WN Rusia di Tangkap Terkait Ledakan
Seorang hakim di Libanon, Fadi Sawwan, mengirim surat permintaan kepada Interpol untuk menangkap dua warga Rusia yang dinilai bertanggung jawab atas Menurut laporan kantor berita Libanon, NNA, yang dikutip Associated Press, Jumat (2/10), Fadi merupakan ketua tim penyidik ledakan di Pelabuhan Beirut. Meski dalam laporan pemberitaan NNA tidak merinci nama orang yang menjadi target, tetapi […]
Seorang hakim di Libanon, Fadi Sawwan, mengirim surat permintaan kepada Interpol untuk menangkap dua warga Rusia yang dinilai bertanggung jawab atas
Menurut laporan kantor berita Libanon, NNA, yang dikutip Associated Press, Jumat (2/10), Fadi merupakan ketua tim penyidik ledakan di Pelabuhan Beirut. Meski dalam laporan pemberitaan NNA tidak merinci nama orang yang menjadi target, tetapi diyakini keduanya adalah Boris Prokoshev dan Igor Grechushkin.
Boris merupakan kapten kapal MV Rhosus yang mengangkut amonium nitrat itu dari pelabuhan Batumi, Georgia, menuju Mozambique.
Karena kekurangan uang dan untuk mencapai tujuan, Boris memutuskan mencari pekerjaan tambahan dengan singgah di Beirut pada 19 November 2013. Namun, ternyata mereka tidak bisa mengangkut muatan apapun dan juga tidak mampu membayar bea pelabuhan.
Alhasil, kapal itu disita pihak pelabuhan. Muatan amonium nitrat itu lantas dipindahkan ke gudang barang sitaan nomor 12 di pelabuhan.
Sedangkan kapal itu dilaporkan rusak dan tenggelam di pelabuhan Beirut pada Februari 2018.
Sementara Igor adalah pengusaha asal Rusia pemilik MV Rhosus. Lelaki yang bermukim di Cyprus itu membeli kapal tersebut dari pengusaha setempat, Charalambos Manoli, pada 2012.
Igor dilaporkan sudah diperiksa oleh kepolisian Cyprus atas permintaan perwakilan Interpol di Libanon.
Insiden ledakan itu menewaskan 193 orang dan melukai 6.500 orang. Kerusakan yang ditimbulkan ditaksir mencapai miliaran dolar.
Sampai saat ini penyidik sudah menahan puluhan orang, sebagian besar dari mereka adalah pegawai pelabuhan dan petugas bea cukai. Mereka dinilai bertanggung jawab atas kelalaian yang menimbulkan korban jiwa.
-
FOTO29/07/2026 17:00 WIBFOTO: Kampanye Pariwisata Malaysia di Rangkaian KAI Commuter
-
NUSANTARA29/07/2026 17:31 WIBKuasa Hukum Budiono Tanbun Klaim Dakwaan Kasus Korupsi Tambang Kukar Kedaluwarsa
-
EKBIS29/07/2026 18:00 WIBKejar Swasembada Gula, Mentan Amran Perkuat Produksi Tebu Nasional
-
NASIONAL29/07/2026 19:30 WIBMAKI Minta Kejagung Telusuri Aset Febrie Adriansyah hingga Tuntas
-
EKBIS29/07/2026 20:30 WIBElnusa Petrofin Gelar Pena Petrofin Awards 2026, Apresiasi Karya Jurnalistik Sektor Energi
-
POLITIK29/07/2026 19:00 WIBRespons Kabinet Bayangan, Gibran Janji Pemerintah Lebih Banyak Mendengar
-
NASIONAL29/07/2026 20:00 WIBProfil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Diamankan KPK
-
NASIONAL29/07/2026 18:28 WIBUsai OTT Bupati Pemalang, KPK Segel Sejumlah Lokasi dan Sita Uang Rp2 Miliar

















