Berita
Luhut Tak Setuju Demontrasi Saat Pandemi Covid-19
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan dengan terus terang dirinya tidak setuju dengan adanya demonstrasi saat ini. Terutama di tengah masa pandemi COVID-19. Menurutnya, kondisi itu bisa menciptakan klaster-klaster baru orang-orang yang terpapar COVID-19. Padahal pemerintah tengah berupaya keras agar tingkat penyebaran COVID-19 bisa terus ditekan. “Terus terang saya […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan dengan terus terang dirinya tidak setuju dengan adanya demonstrasi saat ini. Terutama di tengah masa pandemi COVID-19.
Menurutnya, kondisi itu bisa menciptakan klaster-klaster baru orang-orang yang terpapar COVID-19. Padahal pemerintah tengah berupaya keras agar tingkat penyebaran COVID-19 bisa terus ditekan.
“Terus terang saya tidak setuju demo dilakukan sekarang. Jagalah birahi politik kita karena apa yang kita lakukan dapat menimbulkan klaster baru,” tegas dia dalam webinar, Rabu, (21/10/2020).
Luhut menyinggung demonstrasi yang dilakukan itu terkait dengan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Menurutnya, Omnibus Law tersebut pada dasarnya didesain pemerintah untuk kebaikan rakyat.
Tidak ada niat sedikitpun untuk menyengsarakan kaum pekerja atau buruh. Apalagi pembahasan UU itu, dikatakannya, telah dia lakukan saat jadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
“Saya mulai ini waktu menkopolhukam betapa semrawutnya peraturan kita yang sekian puluh itu saling tumpang tindih, mengunci sehingga kita tidak bisa jalan dengan lancar akibatnya korupsi tinggi,” tuturnya.
Luhut menekankan dari sisi substansi pada dasarnya pemerintah memberikan kepastian hukum bagi buruh. Contohnya saat memberikan kebijakan pesangon dari 32 kali gaji menjadi hanya 25 kali gaji.
“Sekarang kita bikin 19 kali plus enam dijamin kalau tidak bisa deliver pengusahanya bisa dipidana. Jangan kita buruk sangka ini merugikan buruh, tidak. Malah ini memberikan tambah baik,” ujarnya.
-
NASIONAL24/08/2026 17:00 WIBHabiburokhman: Dalang Karhutla Harus Diburu
-
RIAU24/08/2026 17:30 WIB25 Hari Neraka di Kerumutan, Tim Gabungan Nekat Terjang Kobaran Api Demi Selamatkan Riau
-
RIAU24/08/2026 20:30 WIBDiapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Fokus Kami Padamkan Api
-
POLITIK24/08/2026 16:00 WIBPDIP Buka Jalan Risma untuk Pilgub Jatim 2029
-
DUNIA24/08/2026 18:00 WIBIran Ancam Blokir Minyak Jika Teluk Bantu AS
-
NASIONAL24/08/2026 20:00 WIBKarhutla Mengganas, DPR Minta Instruksi Tito Dipatuhi Tanpa Tawar
-
DUNIA24/08/2026 19:00 WIBBNPB: Malaysia dan Singapura Jangan Saling Menyalahkan Soal Asap
-
NASIONAL25/08/2026 04:00 WIBDKPP Jatuhkan Sanksi Etik ke Bawaslu Intan Jaya

















