Berita
Bahas Vaksin Covid-19, Moeldoko Temui Ridwan Kamil
AKTUALITAS.ID – Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko bertemu dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil untuk membahas mengenai mekanisme vaksinasi jika vaksin Covid-19 sudah siap, sehingga nantuinya nanti tidak menimbulkan polemik. “Kami diskusi dengan gubernur Jawa Barat dan kira-kira bagaimana implementasi kan kalau vaksin nanti datang. Beberapa catatan tadi saya dapatkan,” kata dia di Gedung […]
AKTUALITAS.ID – Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko bertemu dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil untuk membahas mengenai mekanisme vaksinasi jika vaksin Covid-19 sudah siap, sehingga nantuinya nanti tidak menimbulkan polemik.
“Kami diskusi dengan gubernur Jawa Barat dan kira-kira bagaimana implementasi kan kalau vaksin nanti datang. Beberapa catatan tadi saya dapatkan,” kata dia di Gedung Pakuan, Jumat (4/12/2020).
Moeldoko mengatakan, setiap satu orang membutuhkan waktu paling cepat 45 menit dalam proses pemberian vaksin nanti. Karena, setelah mendapat suntikan, orang tersebut harus menunggu reaksi selama 30 menit sebelum bisa kembali pulang.
Namun di sisi lain, kondisi puskesmas yang ada di daerah-daerah tidak memiliki kapasitas yang sama dalam melayani jumlah warga. Sebab dibutuhkan fasilitas penunjang yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat penyuntikan vaksin.
“Sehingga nanti kalau vaksin datang. Pertanyaannya, apakah harus di Puskesmas atau mencari gedung yang memadai sehingga tidak terjadi penumpukan massa karena menunggu yang 30 menit atau ada cara baru,” kata dia.
Tadi saya juga konsultasi dengan Aa gym, perlunya tokoh agama tokoh masyarakat untuk melibatkan diri dalam apa sosialisasi dan memberikan keyakinan kepada masyarakat tentang vaksin. Itu beberapa hal yang saya dapatkan selama berkunjung pada Jabar,” terang dia.
Sementara itu, Ridwan Kamil menambahkan, potensi polemik dalam pemberian vaksin akan ada jika tidak diantisipasi dengan maksimal. Setiap satu orang yang membutuhkan waktu 45 menit bisa membuat antrian terlalu besar.
“Sehingga mohon dibuat (oleh pemerintah pusat) sebuah peraturan yang lebih realistis. Usulan Jawa Barat adalah menggunakan gedung-gedung besar gedung pertemuan gedung olahraga yang non Puskesmas,” ucap Ridwan Kamil.
“Kemudian persiapan vaksin Biofarma yang tentunya nanti ada statement dari pemerintah pusat bahwa prosedur standar WHO dilalui, kehalalan juga sudah dikonfirmasi dan approval dari BPOM juga akan menjadi final dari keputusan itu,” pungkasnya.
-
FOTO07/08/2026 18:45 WIBFOTO: Bawaslu Teken Kerjasama dengan Pemuda LIRA Perkuat Pengawasan Pemilu
-
PAPUA TENGAH07/08/2026 09:00 WIBPBB: Jangan Rampas Suara Rakyat Lewat Ambang Batas Parlemen
-
EKBIS07/08/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Pecundang di Asia Pagi Ini
-
EKBIS07/08/2026 09:30 WIBIHSG Kembali Hijau
-
NASIONAL07/08/2026 11:00 WIBDPR: QRIS Diduga Dimanfaatkan untuk Deposit Judi Online
-
NASIONAL07/08/2026 17:00 WIBMuzani Klaim Prabowo Jiplak Jurus Sakti Bung Hatta
-
NASIONAL07/08/2026 10:00 WIBSatu Tahun Berlalu, KPK Belum Berani Tahan Tersangka CSR BI?
-
POLITIK07/08/2026 16:00 WIBGanjar: Pilkada Tanpa Wakil Harus Dibahas Komprehensif

















