Berita
DKPP Pertanyakan KPU dan Bawaslu Konten Iklan Tak Netral di Pilkada Kalteng
AKTUALITAS.ID – Didik Supriyanto, anggota Dewan Kehormatan Pemilihan Umum (DKPP), angkat bicara terkait iklan ajakan ke TPS di Pemilihan Gubernur 2020 yang tayang official dari KPUD Kalimantan Tengah. Didik menyebutkan bahwa harusnya KPUD Kalimantan Tengah dan Bawaslu Kalimantan Tengah memeriksa iklan tersebut. “Sebaiknya temen-temen KPUD dan Bawaslu Kalteng memeriksa ini,” ucap Didik, Senin (7/12/2020). Pasalnya, […]
AKTUALITAS.ID – Didik Supriyanto, anggota Dewan Kehormatan Pemilihan Umum (DKPP), angkat bicara terkait iklan ajakan ke TPS di Pemilihan Gubernur 2020 yang tayang official dari KPUD Kalimantan Tengah.
Didik menyebutkan bahwa harusnya KPUD Kalimantan Tengah dan Bawaslu Kalimantan Tengah memeriksa iklan tersebut.
“Sebaiknya temen-temen KPUD dan Bawaslu Kalteng memeriksa ini,” ucap Didik, Senin (7/12/2020).
Pasalnya, dalam iklan tersebut meski ada nampak kartu suara pemilihan pilkada Kalimantan Tengah 2020 yang menampilkan calon pasangan nomor urut 1 dan 2, namun tampak disengaja dengan menyebutkan angka 2 dengan mengasosiasikan dengan nomor urut pemilihan Sugianto Sabran.
Selain itu dalam iklan tersebut, selain gambar Plt, Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail Bin Yahya, juga ada gambar petahana calon gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, yang mendominasi iklan tersebut.
Hal ini menurut Didik harusnya menjadi perhatian KPUD dan Bawaslu Kalimantan Tengah terkait iklan yang nampak tidak netral tersebut.
Didik juga mempertanyakan kepada KPUD dan Bawaslu Kalimantan Tengah yang meloloskan konten iklan yang tidak netral tersebut.
“Sebaiknya temen-temen KPUD dan Bawaslu Kalteng memeriksa ini untuk memastikan apakah konten ini layak disiarkan apa tidak,” pungkasnya.
-
RIAU21/06/2026 16:00 WIBDPO Kasus Curat Dibekuk Polisi di Dumai
-
NASIONAL21/06/2026 06:00 WIBWaka MPR Desak PLN Evaluasi Total
-
JABODETABEK21/06/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Timur Hari Minggu
-
NASIONAL21/06/2026 14:00 WIBBung Karno Ingin Dimakamkan di Priangan, Mengapa Berakhir di Blitar?
-
NASIONAL21/06/2026 17:00 WIBPelaku Penyiksaan Perempuan di Bandung Masih Buron, Komisi III DPR Minta Polisi Bertindak Cepat
-
JABODETABEK21/06/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Ringan
-
DUNIA21/06/2026 05:00 WIBAl Quran Tegas Jangan Zalim pada Anak Yatim
-
POLITIK21/06/2026 07:00 WIBGolkar Yakin Jokowi Pertegas Kepemimpinan Prabowo

















