Berita
Beberapa Jam Usai Dilantik, Joe Biden Cabut Belasan Aturan dan Kebijakan Era Trump
Presiden Amerika Serikat Joe Biden merampungkan 17 keputusan presiden hanya beberapa jam setelah dilantik pada Rabu, bergerak lebih cepat dan lebih agresif dibandingkan presiden-presiden sebelumnya untuk mencabut berbagai warisan kebijakan dan aturan dari pendahulunya. Biden menandatangani sejumlah keputusan presiden, memorandum, dan direktif kepada sejumlah lembaga pemerintahan, langkah pertamanya mengatasi pandemi virus corona dan mencabut sejumlah […]
Presiden Amerika Serikat Joe Biden merampungkan 17 keputusan presiden hanya beberapa jam setelah dilantik pada Rabu, bergerak lebih cepat dan lebih agresif dibandingkan presiden-presiden sebelumnya untuk mencabut berbagai warisan kebijakan dan aturan dari pendahulunya.
Biden menandatangani sejumlah keputusan presiden, memorandum, dan direktif kepada sejumlah lembaga pemerintahan, langkah pertamanya mengatasi pandemi virus corona dan mencabut sejumlah kebijakan Donald Trump.
“Tak ada waktu lain untuk memulainya selain hari ini,” ujarnya kepada wartawan di Ruang Oval saat dia mulai menandatangani sejumlah perintah dan memo.
“Saya akan mulai dengan memenuhi janji saya kepada rakyat Amerika,” lanjutnya, dilansir CNN, Kamis (21/1).
Biden menghentikan pendanaan pembangunan tembok perbatasan yang cukup menuai kontroversi di era Trump, mencabut larangan kunjungan Muslim dari sejumlah negara dan menetapkan kebijakan progresif terjadi lingkungan dan keragaman yang dihentikan Trump selama empat tahun.
Biden juga membatalkan upaya Trump untuk menarik diri dari sejumlah perjanjian internasional, kembali bergabung dengan perjanjian iklim Paris dan kembali menjadi anggota WHO yang ditinggalkan Trump. Pakar penyakit menular ternama AS, Dr Anthony Faucy akan menjadi ketua delegasi AS di badan PBB itu.
Tindakan pertama Biden adalah mewajibkan pemakaian masker di gedung-gedung pemerintah. Biden juga membentuk koordinator tanggap virus corona untuk mengawasi upaya Gedung Putih dalam mendistribusikan vaksin dan alat kesehatan.
Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki dan pejabat tinggi lainnya menyampaikan kepada wartawan pada malam pelantikan Biden, tindakan Biden pada hari pertama hanya sebagian dari serangkaian langkah untuk mencabut kebijakan Trump dan mengimplementasikan janji kampanye Biden pada pekan pertama menjabat.
Berdasarkan dokumen kalender yang dikirim ke koalisi pemerintah yang dilihat CNN, Biden merancang hari-hari setelah pelantikannya dengan memusatkan setiap dari pada bulan Januari pada tema tertentu.
Pada Kamis, hari pertama Biden berkantor penuh, akan difokuskan pada pandemi virus corona, dan Jumat akan fokus pada bantuan ekonomi termasuk perintah eksekutif pemulihan hak tawar-menawar kolektif karyawan federal dan mengarahkan tindakan badan-badan pada program jaring pengaman, termasuk Medicaid dan asuransi pengangguran.
Tema pekan depan yaitu “Buy American”, di mana pada Senin ada perintah eksekutif terkait peningkatan persyaratan untuk pembelian barang dan jasa pemerintah dari perusahaan AS; tema keadilan pada Selasa, ditambah dengan dorongan untuk menghapuskan penjara swasta; iklim pada Rabu dengan perintah eksekutif yang memulai tindakan regulasi yang membentuk kembali Dewan Penasihat Presiden untuk Sains dan Teknologi dan memerangi perubahan iklim; perawatan kesehatan pada Kamis, hari di mana Biden akan membatalkan apa yang disebut Kebijakan Mexico City yang memblokir pendanaan federal untuk organisasi non-pemerintah yang menyediakan layanan aborsi; dan imigrasi pada Jumat, saat Biden berencana untuk menandatangani perintah eksekutif yang fokus pada wilayah perbatasan dan kebijakan pengungsi serta membentuk satuan tugas reunifikasi keluarga.
Februari akan fokus pada apa yang diidentifikasi dalam dokumen kalender sebagai “memperbaiki kedudukan Amerika di dunia.”
-
PAPUA TENGAH05/04/2026 17:30 WIBKebakaran di Kilometer 9 Timika Hanguskan Dua Rumah dan Kandang Ternak
-
RIAU05/04/2026 17:00 WIBPolda Riau Bongkar Jaringan Mafia BBM Subsidi, Sita Lebih 10 Ribu Liter Solar
-
RAGAM05/04/2026 19:30 WIBWaspadai 6 Bahan “Red Flag” yang Tersembunyi Dalam Makanan Kudapan
-
RIAU05/04/2026 23:00 WIBPolres Pelalawan Ungkap Kasus Karhutla, Penegakan Hukum Diperkuat untuk Efek Jera
-
EKBIS05/04/2026 20:30 WIBStok Beras Sulsel Melonjak, Tembus 761 Ribu Ton
-
NASIONAL05/04/2026 20:00 WIBKemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 T
-
OLAHRAGA05/04/2026 18:30 WIBLolos Semifinal Kejuaraan ASEAN 2026,Jadi Target Timnas Futsal Indonesia
-
DUNIA05/04/2026 19:00 WIBRusia Kecam Keras Serangan Terhadap PLTN Bushehr di Iran

















