Berita
Dishub DKI Tunggu Rekomendasi DTKJ soal Ganjil Genap Jakarta
AKTUALITAS.ID – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan masih menunggu rekomendasi teknis dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) soal rencana penerapan kembali ganjil genap di Ibu Kota. Menurut Syafrin, rekomendasi itu nantinya akan ia gunakan sebagai bahan kajian komprehensif terkait perlu atau tidaknya ganjil genap diterapkan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis […]
AKTUALITAS.ID – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan masih menunggu rekomendasi teknis dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) soal rencana penerapan kembali ganjil genap di Ibu Kota.
Menurut Syafrin, rekomendasi itu nantinya akan ia gunakan sebagai bahan kajian komprehensif terkait perlu atau tidaknya ganjil genap diterapkan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di tengah pandemi.
“Kami menunggu rekomendasi teknis dari DTKJ terkait dengan hasil webinar. Dan rekomendasi itu akan kami lakukan kaji komprehensif,” kata Syafrin ditemui di kompleks Balai Kota DKI, Kamis (3/6).
Sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kata Syafrin, penerapan kembali ganjil genap tetap harus mempertimbangkan keselamatan warga di tengah pandemi. Ia menyebut, kebijakan itu juga harus terintegrasi dengan kebijakan Jabodetabek.
Syafrin menerangkan, sampai saat ini pihaknya belum mengambil keputusan terkait kapan ganjil genap akan kembali diterapkan.
“Di dalam Jakarta sendiri terintegrasi dengan penanganan Covid dari hulu ke hilir, sehingga semua kebijakan sampai saat ini tetap menunggu hasil kaji komprehensif,” kata dia.
Anies diketahui mulai meniadakan ganjil genap di DKI per 15 Maret 2020. Kebijakan itu diambil sebagai langkah darurat untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di angkutan umum.
Ganjil genap sempat kembali diterapkan pada 3 Agustus. Namun, keputusan itu menuai sorotan sebab dinilai akan memicu masyarakat menggunakan transportasi umum.
Pihak kepolisan sebelumnya menyarankan agar penerapan ganjil genap diterapkan secara bertahap. Penerapan ganjil genap terlebih dahulu diminta agar diterapkan di ruas-ruas jalan yang mengalami kepadatan.
“Pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil genap diberlakukan secara bertahap, diprioritaskan kepada ruas jalan dengan tingkat kemacetan arus lalin cukup padat,” kata Wakil Direktur Lalu Lintas, Polda Metro Jaya AKBP, Rusdy Pramana, Rabu (2/6).
-
FOTO14/08/2026 21:45 WIB
FOTO: Presiden Prabowo Sampaikan Capaian Ekonomi saat Pidato Sidang Tahunan MPR
-
NUSANTARA14/08/2026 19:00 WIBPrabowo Target Pendapatan Negara 2027 Tembus Rp3.426 Triliun
-
NUSANTARA14/08/2026 22:00 WIB622 Hektare Lahan Kalteng Terbakar
-
NUSANTARA15/08/2026 07:30 WIBBNPB: Gempa M 7 Renggut 2 Nyawa di NTT
-
NUSANTARA14/08/2026 20:00 WIBTahanan Kabur, Kapolsek Pangkep Langsung Diganti
-
NUSANTARA15/08/2026 10:30 WIBGempa M7 Rusak Rumah hingga Hotel di NTT
-
NASIONAL15/08/2026 13:00 WIBAmnesty: Pidato Prabowo Disebut Minim Bahas HAM
-
POLITIK15/08/2026 07:00 WIBDasco Tegaskan Seluruh Fraksi Diajak Bahas RUU Pemilu Pekan Depan

















