Berita
Muspusdirla Direnovasi, Kamuspusdirla Minta Maaf Kenyamanan Pengunjung Terganggu
AKTUALITAS.ID – Plafon atau langit-langit Ruang Diorama Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) dibongkar. Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Kamuspusdirla) Kolonel Sus Yuto Nugroho minta maaf kepada pengunjung Muspusdirla karena untuk sementara waktu kenyamanannya terganggu.
Ia merencanakan pengerjaan plafon Ruang Diorama akan memakan waktu selama satu bulan. Selama pengerjaan, alur pengunjung di dalam gedung museum dirubah tidak melewati Ruang Diorama. Untuk masuk maupun keluar, pengunjung melewati alur yang sama
“Saya minta maaf atas ketidaknyamanan saat mengunjungi Muspusdirla karena adanya perbaikan plafon di Ruang Diorama,” ucap Kamuspusdirla, Kamis (7/9).
Sebagai informasi, di Ruang Diorama berbagai peristiwa sejarah terkait Angkatan Udara disajikan dalam bentuk lukisan dan miniatur. Ada pula simulator pesawat P-51 Mustang.
Kamuspusdirla menambahkan tak hanya Ruang Diorama yang sedang direnovasi. Di Ruang Kronologi juga sedang dilaksanakan renovasi dan penataan ulang.
Di Ruang Kronologi dipamerkan Pesawat Cureng. Namun selama renovasi berlangsung pesawat produksi Jepang tahun 1933 itu tidak bisa dilihat, karena Ruang Kronologi ditutup untuk sementara waktu.
“Renovasi beberapa ruangan di Muspusdirla dimaksudkan untuk menambah kenyamanan pengunjung,” tandasnya. (Red)
-
EKBIS19/02/2026 22:00 WIBStok Cabai Surplus Pasok Ramadhan-Idul Fitri 1447 H
-
RIAU20/02/2026 00:01 WIB40 Saksi Kasus Gajah Mati Tanpa Kepala Diperiksa Polda Riau
-
PAPUA TENGAH19/02/2026 21:16 WIBKomnas HAM Papua Dukung Pendekatan Humanis Satgas Operasi Damai Cartenz 2026
-
OLAHRAGA20/02/2026 11:00 WIBTaklukan BjB 3-1, Popsivo Perbesar Peluang ke Final Four
-
OASE20/02/2026 05:00 WIBKemuliaan Sepuluh Hari di Bulan Suci Ramadhan
-
NUSANTARA19/02/2026 22:30 WIBJenazah Pilot Pelita Air Korban Kecelakaan Pesawat Berhasil Ditemukan
-
EKBIS20/02/2026 09:30 WIBEmas Antam Naik Rp28.000 ke Angka Rp2,944 Juta/Gr
-
DUNIA19/02/2026 23:00 WIBAS Siaga Serang Iran, Trump Minta Pertimbangan

















