Berita
Wali Kota Jakut Harus Tutup Lokalisasi Gang Royal, Jangan Sampai Ada Tudingan Dapat Setoran
AKTUALITAS.ID – Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim diminta bersikap tegas dan segera melakukan penutupan lokalisasi Gang Royal di RT 02 RW 13 Kelurahan Penjaringan.
Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan mengatakan, Wali Kota Ali Maulana harus segera menutup lokalisasi Gang Royal karena sudah sering terjadi kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di lokalisasi tersebut.
“Jadi harus ditertibkan ya, Ali Maulana sebagai Wali Kota Jakarta Utara harus berani menutup lokalisasi tersebut. TPPO di Gang Royal sudah seperti sindikat,” ujar Tamil kepada wartawan, Senin (11/9/2023).
Menurut Tamil, apabila tidak ada sikap tegas dari Wali Kota Ali Maulana, dikhawatirkan akan memunculkan asumsi negatif, Pemkot Jakut dapat setoran dari bisnis miras dan lendir dari Lokalisasi Gang Royal.
“Jika Ali Maulana tidak ingin mencoreng wajah Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, segera tutup tuh Gang Royal,” tegas Tamil.
Sebelumnya, desakan penutupan lokalisasi Gang Royal juga sudah dikemukakan berbagai pihak, seperti Deputi Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA Ratna Susianawati dan juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra Rani Maulani.
Desakan penutupan lokalisasi Gang Royal, kembali dipertegas oleh Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Jamaludin dari Fraksi Partai Golkar.
“Pj harus segera evaluasi Ali Maulana sebagai Wali Kota Jakut, jika tidak mampu menutup lokalisasi Gang Royal, baiknya diganti saja. Semuanya pasti sepakat bahwa sarang maksiat harus diberantas sampai ke akar-akarnya,” desak anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Jamaludin, Sabtu (9/9/2023).
Jamal atau akrab disapa Bang Jago dari Fraksi Partai Golkar DKI Jakarta ini menambahkan, diam atau tidak bereaksi terhadap kemungkaran berarti setuju dan sepakat dengan kemungkaran itu.
“Nah, kalau Wali Kota diam dan tidak segera menutup lokalisasi itu. Nanti akan menjadi pertanyaan liar di benak publik. Ada apa dengan Wali Kota? Apa dapat setoran dan bisnis miras dan lendir dari lokasi tersebut?,” tandasnya. (Red)
-
NASIONAL28/08/2026 09:00 WIBDor, Pria Berikat Kepala Putih Lepas Tembakan Pistol di Slipi
-
FOTO27/08/2026 21:03 WIBFOTO: DPR Terima Audiensi AMPB di Tengah Aksi Tuntut RUU Perampasan Aset
-
FOTO27/08/2026 22:30 WIBFOTO: PP GMH Serukan Damai dan Dialog
-
NASIONAL27/08/2026 19:30 WIBMenteri LH Ancam Sanksi Pengusaha yang Cemari Danau
-
DUNIA27/08/2026 18:00 WIBRatusan Warga India Hilang dalam Banjir Bandang Nepal
-
EKBIS27/08/2026 20:28 WIBMentan Ungkap Kendala Penyerapan Telur dan Ayam untuk Program MBG
-
POLITIK28/08/2026 06:00 WIBDPR Dorong Penambahan Personel Bawaslu
-
NUSANTARA28/08/2026 07:00 WIB170 Pendaki Semeru Dievakuasi

















