Berita
Pj Gubernur Sebut Sulsel Miliki Peluang Jadi Pemasok Utama Pangan di IKN
AKTUALITAS.ID – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengatakan, Sulsel memiliki peluang menjadi pemasok utama kebutuhan pangan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.
“Makassar selama ini menjadi pintu gerbang dan pusat perdagangan di kawasan timur Indonesia, juga akan menjadi penopang IKN baru sebagai pemasok bahan pangan yang bersumber dari Sulsel,” kata Bahtiar di Makassar, Rabu (28/2/20240.
Bahtiar menyebut Sulsel secara geografis dekat dengan Kalimantan Timur melalui jalur laut sehingga memiliki peluang untuk memasok bahan pangan dari Kota Makassar.
Apalagi selama ini, Sulsel sudah dikenal sebagai pemasok bahan pangan seperti beras, sayur-mayur, buah-buahan dan komoditas pangan lainnya.
Hal tersebut dibenarkan oleh salah seorang pedagang antarpulau, Jamaluddin, yang selama ini memasok bahan pangan melalui Pelabuhan Rakyat Paotere, Makassar.
Ia sudah lebih dari 10 tahun memasok bumbu bahan makanan seperti jahe, kunyit, serei dan sebagainya, ke Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.
Jamaluddin juga menjadi pemasok aneka tepung beras, baik jenis beras ketan atau beras biasa yang dikonsumsi sehari-hari.
“Jadi selain mengirim rempah-rempah dari Sulawesi Selatan juga mengirim tepung beras untuk memenuhi permintaan dari Kaltim dan Kalsel. Rata-rata pengiriman melalui laut dilakukan setiap pekan,” katanya. (YAN KUSUMA/YAN KUSUMA)
-
EKBIS21/08/2026 10:30 WIBMata Uang Garuda Menguat Lagi
-
POLITIK21/08/2026 14:00 WIBMardiono: PT 7% Bunuh Demokrasi
-
DUNIA21/08/2026 12:00 WIB108 Sekolah Malaysia Ditutup Gegara Asap RI
-
NASIONAL21/08/2026 19:00 WIBJelang Muktamar, Gus Yahya Minta Kader NU Jangan Mau Ditakut-takuti
-
JABODETABEK21/08/2026 14:30 WIBTabrak Truk, Dua Penumpang Jeep Mercy Hangus Terbakar di Tol Jagorawi
-
OTOTEK21/08/2026 13:30 WIBFacebook Bela Konten Ajak Perang Lawan Islam
-
POLITIK21/08/2026 16:00 WIBSDI Kumpulkan Pejabat hingga Akademisi, Ada Misi Besar?
-
JABODETABEK21/08/2026 11:00 WIBSudjatmiko Desak Standar Keselamatan Kapal Harus Diperketat

















