Berita
KPU: Pengajuan Pindah Memilih Terbanyak di Kota Bandung
AKTUALITAS.ID – KPU Kota Bandung terus mendapatkan pengajuan formulir A5 (pindah memilih) dari para pemilih untuk mencoblos Pemilu di Kota Bandung. Bahkan Kota Bandung menjadi kota terbanyak pengajuan A5 di Jawa Barat. Komisioner KPU Kota Bandung Adi Prasetya menyebutkan hingga 17 Maret tercatat ada sekitar 15.700an pemilih yang mengajukan memilih di Kota Bandung. Jumlah ini […]
AKTUALITAS.ID – KPU Kota Bandung terus mendapatkan pengajuan formulir A5 (pindah memilih) dari para pemilih untuk mencoblos Pemilu di Kota Bandung. Bahkan Kota Bandung menjadi kota terbanyak pengajuan A5 di Jawa Barat.
Komisioner KPU Kota Bandung Adi Prasetya menyebutkan hingga 17 Maret tercatat ada sekitar 15.700an pemilih yang mengajukan memilih di Kota Bandung. Jumlah ini terus bertambah
“Tambahan per hari kemarin (Senin) masuk lagi 120an. Perhari ini masih jalan pengajuan dan belum rekap utuh,” kata Adi di Taman Sejarah Kota Bandung, Selasa (9/4).
Ia mengatakan masih membuka pengajuan formulir A5 hingga Rabu (10/4). Waktu itu sesuai dengan aturan dan jadwal yang ditentukan lewat perpanjangan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yakni H-7 pencoblosan. Meski demikian, ia menyebutkan hanya ada empat kondisi khusus yang diperbolehkan mengajukan A5. Di luar empat kondisi tersebut maka tidak diberikan formulir A5.
“Sakit, terkena bencana alam, tahanan dan yang terakhir bertugas pada hari H. Dengan melampirkan surat tugas dari instansi terkait. Di luar empat kondisi ini kami tidak bisa melayani,” tuturnya.
Menurutnya, Kota Bandung sebagai daerah urban menyebabkan tingginya formulir A5 yang diajukan. Sebab banyak pekerja juga mahasiswa yang tidak sempat pulang ke daerahnya masing-masing.
Meski demikian, ia pun meminta masyarakat di Kota Bandung yang memang tidak ada kepentingan khusus agar memilih di daerah asalnya. Sebab dengan pindah memilih, ada hak suara yang hilang atau tidak bisa dipilih.
“Imbauan kita karena 17 april diliburkan kalau memang bisa pulang ke daerah asal lebih baik pulang. Karena jadi penguatan demokrasi di daerah asal,” ujarnya.
-
DUNIA13/09/2026 15:00 WIBTrump Bongkar Dugaan Iran Ganggu Pemilu Sela AS
-
JABODETABEK13/09/2026 09:30 WIBKabur Usai Begal, Satu Pelaku Diduga Tewas Kecelakaan
-
NASIONAL13/09/2026 01:00 WIBIjeck: Pemerataan Pembangunan Harus Dirasa Semua
-
NASIONAL13/09/2026 04:00 WIBNing Lia Dorong Polri Tetap Humanis dan Profesional
-
NUSANTARA13/09/2026 11:30 WIBBromo Terbakar Lagi, Wisatawan Dilarang Masuk
-
POLITIK13/09/2026 09:00 WIBKPK: 65% Calon Kepala Daerah Siap Jadi Budak Sponsor
-
NUSANTARA13/09/2026 13:30 WIBHari Keenam, SAR Sisir 809 Mil Laut Cari Jurnalis Hilang
-
NASIONAL13/09/2026 07:00 WIBBaleg Kejar RUU Reforma Agraria Sebelum Hari Tani

















