Bukan Sampah,Ini Manfaat dari Ampas Kopi


AKTUALITAS.ID – Pernah kah dari kalian yang sering membuang ampas kopi sehabis meminumnya? Tanpa kita sadari dari kebiasaan yang sering kita lakukan, dengan membuang ampas kopi sehabis mengkonsuminya, nyatanya ampas kopi, banyak mengandung banyak manfaat lho guys.. 

Berikut manfaat dari ampas kopi : 

1. Anti hama atau serangga bagi tumbuhan 

Siapa yang menyangka ternyata bubuk kopi bisa mencegah

hama pada tanaman Anda. Untuk mencegah hama pada tanaman

kesayangan, Anda bisa menaburkan ampas kopi ini akan mencegah 

datangnya bekicot,siput, dan hewan pemakan daun lainnya yang bertubuh lunak.

Tak hanya itu,kopi juga dapat mencegah munculnya ulat di daun,karena kupu-kupu

jadi tidak tertarik bertelur pada daunnya, karena aroma kopi tersebut.

2. Dapat menghilangkan noda pada wajan 

Tentu sebagai ibu rumah tangga paham bagaimana sulitnya menghilangkan noda 

pada panci atau wajan. Ternyata dengan bubuk kopi juga dapat menghilangkan

noda tersebut lebih mudah. Cukup hanya mencuci dengan air sabun 

yang dicampur dengan bubuk kopi, lalu gosok di bagian noda 

yang sulit hilang. 

3. Mengurangi selulit pada kulit

Ads Aktualitas

Buat pasta kental dengan mencampurkan bubuk dan minyak

dengan perbandingan yang sama ke tangan Anda, dan gosokan

ke area yang rentan terdapat selulit seperti paha dan pinggul.

Kafein di bubuk kopi akan mengeringkan kulit dan gerakan melingkar yang digunakan

untuk menerapkan pasta akan menstimulasi aliran darah, yang dapat menghasilkan 

penampilan lebih kencang. 

4. Meningkatkan keindahna warna rambut 

Campurkan satu sendok teh (atau dua,tergantung pada ketebalan dan panjang rambut Anda) 

dari bubuk kopi yang didinginkan ke dalam sedikit kondisioner dan gunakan pada rambut yang baru

saja keramas. Biarkan selama tidak lebih lima menit,lalu bilas seluruhnya dengan air dingin 

untuk menutup kutikula rambut. 

5. Mampu melindungi kulit dari sinar matahari 

UVB berbahaya dapat menyebabkan penyakit kulit yang mengancam jiwa. Kafein sebenarnya 

menghambat respon kerusakan DNA, sehingga melindungi kulit dari efek buruk UVB.

Ads Aktualitas