Berita
Jelang Pengumuman Menteri : Golkar Kirim Nama Airlangga dan Agus Gumiwang ke Jokowi
Ia meyakini kedua nama tersebut kembali menjadi menteri. Adapun soal posisi Golkar menyerahkannya pada presiden.
AKTUALITAS.ID – Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini, Ace Hasan Syadzily, mengatakan Airlangga Hartarto dan Agus Gumiwang menjadi kader yang diajukan Golkar untuk portofolio menteri.
“Yang jelas bahwa Pak Airlangga sebagai ketua umum saya kira jelas ya. Pak Agus Gumiwang jelas karena beliau selama ini telah menunjukkan kinerjanya sebagai menteri sosial. Kalau yang lain kita serahkan ke Pak Airlangga,” kata Ace dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (19/10).
Ia meyakini kedua nama tersebut kembali menjadi menteri. Adapun soal posisi Golkar menyerahkannya pada presiden.
“Kalau dipastikan (jadi menteri) kan saya belum tahu pasti, karena itu kan Pak Jokowi yang lebih tahu. Tapi, ekspektasi kami ya Pak Airlangga dan Pak Agus Gumiwang yang kita harapkan tetap,” kata Ace.
Ia menambahkan soal kepastian tersebut, hanya Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar yang melakukan komunikasi dengan Jokowi. Selain dua nama tersebut, Golkar menyerahkan pada Jokowi jika nantinya dimintakan portofolio menteri lagi.
“Dalam posisi di mana jika Jokowi meminta portofolio yang diminta Jokowi ya kita akan mengajukan nama-nama tersebut. Soal nama-nama tentu ada di Pak Airlangga, tapi yang jelas dari nama yang ada sekarang yang mnjabat sebagai menteri kita pertahankan,” kata Ace.
-
POLITIK07/10/2026 07:00 WIBPDIP Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen
-
NASIONAL07/10/2026 09:00 WIBSarifah Desak Batas Tegas Pengawasan Siber Negara
-
POLITIK07/10/2026 06:00 WIBBW: Gibran Mundur Lebih Terhormat
-
NUSANTARA07/10/2026 08:30 WIBGempa M5,2 Guncang Lombok Dini Har
-
NUSANTARA07/10/2026 07:30 WIBLansia 74 Tahun Tewas Saat Bakar Daun Jati di Ladang
-
RAGAM06/10/2026 23:00 WIBSaldo JHT Bisa Diambil Saat Masih Kerja
-
DUNIA07/10/2026 08:00 WIBIsrael Susun Skenario Serangan ke Iran
-
JABODETABEK07/10/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Kondisi Langit Jakarta 7 Oktober
















