Connect with us

Berita

Tumbuh Suburnya Aliran Sesat di Bekasi

terdapat 13 aliran kepercayaan yang tumbuh di Kabupaten Bekasi.

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Wilayah Kabupaten Bekasi disinyalir berbagai macam aliran kepercayaan tumbuh subur. Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Korpekam) setempat mencatat ada 13 aliran.

Dari 13 aliran itu di antaranya, Kutub Robani, Al Qur’an Suci, Amanat Keagungan Ilahi, Wahabi, Ahmadiyah, Syi’ah.

Tujuh di antara 13 aliran itu dinyatakan sesat. Aliran yang dinilai sesat adalah Millah Ibrahim, Hidup, Balik Hidup, Surga Eden, Islam Jamaah, Agama Samalullah atau yang lebih dikenal Lia Eden, Al Qiyadah Al Islamiyah dan Jemaat Ahmadiyah.

“Hasil identifikasi kami, terdapat 13 aliran kepercayaan yang tumbuh di Kabupaten Bekasi. Dan tujuh yang disebut terakhir sudah dinyatakan aliran sesat dari fatwa MUI,” kata Ketua Tim Korpakem Kabupaten Bekasi, Raden Rara Mahayu Dian Suryandari, Kamis, (14/11).

Sejauh ini, kata Mahayu, beberapa aliran kepercayaan itu memiliki kesamaan dengan ajaran agama Islam. Hanya saja, paham yang diyakini sudah menyalahi akidah. Salah satunya, ajaran tersebut tidak mengimani Nabi Muhammad sebagai rasul.

Salah satu contohnya, aliran jemaat Ahmadiyah yang meyakini setelah Nabi Muhammad ada nabi lainnya, yakni Hazrat Mirza Ghulam Ahmad. Bahkan, kitab suci mereka adalah Tadzkirah yang dianggap sama seperti kitab suci Alquran.

Ajaran aliran lainnya yaitu Hidup di Balik Hidup yang meyakini bahwa pimpinan mereka pernah berdialog dengan tuhan, para malaikat, Nabi Muhammad dan mengaku pernah melihat alam barzah, surga, serta neraka.

Mahayu yang juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri menambahkan, Tim Korpakem masih terus melakukan pemantauan sekaligus pendekatan terhadap masyarakat yang menganut sejumlah paham tersebut. Koordinasi terus dilakukan dengan sejumlah pihak terutama ulama untuk turut serta melakukan pendekatan.

Continue Reading

TRENDING