Berita
Rizal Ramli : Jonan Lebih Layak Jadi Bos BUMN Ketimbang Ahok
“Jonan dan Tom Lembong jauh lebih berbobot dan bermanfaat dari Ahok
AKTUALITAS.ID – Masih terkait rencana Kementerian BUMN memasang Basuki Tjahja Purnama atau Basuki di BUMN kakap di bisnis migas, ekonom senior Rizal Ramli kembali mengkritisnya.
Kata Bang RR, sapaan akrabnya, ketika menjabat Gubernur DKI, Ahok belum mampu meningkatkan performance BUMD milik Pemprov DKI Jakarta. Hal itu disampaikan RR melalui akun twitter @RamliRizal, Jakarta, Senin (18/11).
Dia tuliskan: Track record Ahok soal korporasi dramatisasi gembar-gembor soal kebrengsekan BUMN DKI. Ganti banyak direksi BUMD DKI dengan konco2 Ahok dari swasta. Ternyata hasilnya nyaris tidak ada peningkatan kinerja BUMD DKI. Ini terpaksa dibuka karn cape lihat orang modalnya cuma maki2.”
Pada cuitan yang lain, Rizal malah menilai kalau mantan Menteri ESDM Ignatius Jonan dan Kepala BKPM, Thomas Lembong lebih layak menjadi bos BUMN ketimbang Ahok. Berikut cuitannya. “Jonan dan Tom Lembong jauh lebih berbobot dan bermanfaat dari Ahok yang modalnya maki2 dan dramatisasi doang.”
Seperti diketahui, sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Ahok akan ditunjuk oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengurus BUMN di sektor energi. “Ya kira-kira begitulah (sektor energi),” kata Luhut di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).
Kendati demikian, Luhut masih enggan untuk menyebut BUMN mana yang akan diurus Ahok itu. Bahkan ketika ducecar dengan isu bahwa Ahok akan menduduki posisi penting di Pertamina atau PLN. “Saya enggak tahu,” kata Luhut.
Ahok dikabarkan akan menduduki kursi pimpinan di salah satu perusahaan BUMN setelah mantan politisi Partai Gerindra yang kini berlabuh di PDIP itu bertemu Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, pada Rabu (13/11/2019) pagi.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut, Ahok mengaku banyak berbicara dengan Erick soal perusahaan BUMN. Intinya, Erick ingin melibatkan Ahok untuk mengurus 1 dari 115 perusahaan pelat merah itu.
-
POLITIK04/07/2026 17:30 WIBSaid Didu Sebut Safari Politik Jokowi Masuk Fase “To Kill or Be Killed” dan Sarat Kepentingan Oligarki
-
NUSANTARA04/07/2026 12:30 WIBBadan Geologi Naikkan Status Anak Krakatau ke Level III
-
RIAU04/07/2026 18:30 WIBBengkalis Tampil Konsisten, Raih Peringkat Kedua MTQ Riau ke-44 di Kuansing
-
NASIONAL04/07/2026 13:00 WIBWaka MPR: Saatnya Indonesia Buktikan Potensi Energi Hijau
-
NUSANTARA04/07/2026 14:30 WIBBMKG: Es Abadi Papua Bisa Lenyap Akhir 2026
-
POLITIK04/07/2026 20:30 WIBRUU Pemilu, DPR akan Temui Ormas dan Partai Non-Parlemen
-
OTOTEK04/07/2026 16:30 WIBGunakan Drone untuk Bertani, Produktivitas Pertanian Merauke Meningkat
-
RAGAM04/07/2026 13:30 WIBIlmuwan Waspadai Gelombang Panas Ekstrem dan Dampak Iklim Global