Berita
Djarot: Pastikan MPR Tak Akan Dibahas Tambah Masa Jabatan Presiden
Kembali lagi nanti kayak pak Harto.
AKTUALITAS.ID – Kepala Badan Pengkajian MPR, Djarot Saiful Hidayat memastikan tak akan dibahas soal masa jabatan Presiden dalam amandemen UUD 1945. Sebab, dalam amandemen hanya ingin menghadirkan pokok haluan negara.
“Hanya ingin menghadirkan pokok-pokok haluan negara. Itu yang direkomendasikan oleh MPR periode lalu. Itu saja. Yang lain-lain itu enggak ada,” kata Djarot di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (25/11).
Menurutnya, masa jabatan Presiden tiga kali hanya wacana. Justru itu, dianggap membahayakan dan membuat tak produktif.
“Tetap ya, kalau kita tetap seperti sekarang. Dua periode. Tidak tiga periode. Kembali lagi nanti kayak pak Harto. Pak Harto berapa kali tuh,” kata Djarot.
Ia menilai, cukup 10 tahun masa jabatan Presiden. Justru pertanyaannya, apakah 10 tahun bisa dilakukan program berkelanjutan. Karena itu, pihaknya memikirkan bagaimana menghadirkan pokok haluan negara.
“Sehingga, siapapun Presidennya ke depan, ini landasannya sudah ada. Pola pikir kita, misal bagaimana indonesia ini 100 tahun ke depan. Jangan sampai ganti Presiden, kemudian ganti kebijakan, sehingga apa yang sudah dikerjakan tidak dilanjutkan lagi. Jadi, belum pernah dibahas terkait penambahan masa jabatan Presiden,” kata Djarot.
-
DUNIA15/09/2026 00:00 WIBKebakaran Hutan Dahsyat Hanguskan Kawasan Mewah Costa del Sol Spanyol
-
EKBIS15/09/2026 09:30 WIBIHSG Jeblok! 3 Saham Bank Jumbo Ikut Terseret
-
OASE15/09/2026 05:00 WIBUmat Islam Wajib Percaya Seluruh Kitab Ini Tanpa Terkecuali
-
NASIONAL15/09/2026 07:00 WIBFahd Arafiq hingga Eks Bupati Kebumen Masuk OTT KPK
-
NASIONAL15/09/2026 16:00 WIBJurnalis Hilang, Pencarian Tembus Bengkulu
-
DUNIA15/09/2026 15:00 WIBIRGC Klaim Tembak Jatuh Drone AS di Selat Hormuz
-
NUSANTARA15/09/2026 12:30 WIBPuluhan Siswa MTsN Pariaman Keracunan Massal
-
POLITIK15/09/2026 14:00 WIBGolkar Angkat Suara soal OTT Fahd

















