Berita
Dewas KPK Banyak Bicara Seperti Jubir
AKTUALITAS.ID – Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean meminta Presiden Joko Widodo untuk mengingatkan Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris agar tak banyak bicara ke publik seperti jubir KPK. Hal ini diungkapkan Ferdinand usai Syamsuddin memberikan keterangan ke media massa bahwa penyidik belum mengantongi izin penggeledahan terkait operasi tangkap tangan Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Hal inilah […]
AKTUALITAS.ID – Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean meminta Presiden Joko Widodo untuk mengingatkan Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris agar tak banyak bicara ke publik seperti jubir KPK.
Hal ini diungkapkan Ferdinand usai Syamsuddin memberikan keterangan ke media massa bahwa penyidik belum mengantongi izin penggeledahan terkait operasi tangkap tangan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.
Hal inilah yang kemudian membuat penyidik KPK batal menggeledah Kantor DPP PDI-Perjuangan terkait dengan OTT Wahyu.
“Yth Pak @jokowi Dewas @KPK_RI satu ini @sy_haris hrs diingatkan. Dewas tdk boleh BANYAK MULUT dan tdk boleh banyak komentar sprt Jubir KPK,” cuit akun Twitter @FerdinandHaean2, dikutip Jumat (10/1/2020).
Ferdinand menekankan, semestinya kalau ada Komisioner KPK yang salah maka Dewas harus menegur secara internal bukan berkoar-koar di media.
“Operasi KPK ada ditangan Komisioner bkn ditangan Dewas. Jika ada yg salah, mk Dewas tegur Komisoner bkn koar2,” tulis Ferdinand.
-
DUNIA12/07/2026 08:00 WIBIran: Kami Tak Pernah Memohon Negosiasi
-
NASIONAL12/07/2026 09:00 WIBSosok Kepercayaan Jokowi Kini Pimpin Jampidsus Sementara
-
RAGAM12/07/2026 12:30 WIB5 Sayuran yang Baik untuk Penderita Asam Urat
-
NASIONAL12/07/2026 19:00 WIBPakar Hukum: 100 Juta Mata Awasi Kasus Eks Jampidsus Febrie
-
DUNIA12/07/2026 15:00 WIBAS Hujani Iran dengan Rudal Usai Selat Hormuz Ditutup Total
-
POLITIK12/07/2026 07:00 WIBDPR Bantah Kabar RUU Perampasan Aset Dicabut
-
RAGAM12/07/2026 07:30 WIBBMKG: 14 Zona Megathrust Ancam Indonesia
-
NASIONAL12/07/2026 14:00 WIBPDIP Desak Komisi III Bahas Kasus Pemerkosaan di Sampang