Berita
Kurangnya Alat Pelindung, IDI: Staf Medis Rentan Kena Corona,
AKTUALITAS.ID – Work From Home (WFH) saat ini diberlakukan untuk mencegah penularan virus corona COVID-19. WFH merupakan kebijakan perusahaan untuk karyawan agar bisa bekerja dari rumah, tanpa perlu datang ke kantor. Banyak perusahaan sudah menerapkan WFH untuk karyawannya. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan surat edaran berupa imbauan kepada perusahaan untuk menyuruh […]
AKTUALITAS.ID – Work From Home (WFH) saat ini diberlakukan untuk mencegah penularan virus corona COVID-19. WFH merupakan kebijakan perusahaan untuk karyawan agar bisa bekerja dari rumah, tanpa perlu datang ke kantor.
Banyak perusahaan sudah menerapkan WFH untuk karyawannya. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan surat edaran berupa imbauan kepada perusahaan untuk menyuruh karyawannya bekerja dari rumah.
Namun di tengah ramainya WFH, petugas kesehatan menjadi salah satu profesi yang tidak mengenal istilah itu. Petugas kesehatan tetap bekerja menangani virus corona COVID-19.
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih, mengatakan banyak petugas kesehatan yang terinfeksi virus corona COVID-19 ini.
“Petugas kesehatan ada yang jadi korban, yang dirawat sudah banyak,” kata Daeng, di Sekretariat PB IDI, Jakarta, Senin (16/3/2020).
Menurutnya, pemerintah harus concern untuk menyiapkan logistik kesehatan termasuk Alat Pelindung Diri (APD) yang persediaannya masih kurang. Hal ini demi meminimalisir risiko penularan pada petugas kesehatan.
“Banyak petugas kesehatan tertular, mengurangi yang membantu (penanganan virus corona). Ini menjadi kerumitan tersendiri. APD ini perlu diperhatikan,” lanjutnya.
-
POLITIK27/07/2026 21:00 WIBNarasi Prabowo soal “Londo Ireng” Ciptakan Permusuhan dan Anti Demokrasi
-
RIAU27/07/2026 20:00 WIBNapi Kasus Narkoba Kabur Saat Berobat di Pekanbaru, Tiga Petugas Diperiksa
-
FOTO27/07/2026 21:30 WIBFOTO: Megawati Resmikan Monumen Kudatuli
-
NASIONAL27/07/2026 20:47 WIBJampidsus Kuntadi Diminta Buka Kembali Kasus Dugaan Korupsi IUP Kutai Barat
-
NASIONAL28/07/2026 10:00 WIBKomdigi Pasang Badan Usai Prabowo Dihujani Kritik soal ‘Londo Ireng’
-
EKBIS28/07/2026 11:30 WIBEmas Antam Jeblok Rp9.000 per Gram
-
NASIONAL27/07/2026 19:30 WIBEffendi Gazali Pertanyakan Legalitas Sekolah Internasional Berlabel SPK
-
JABODETABEK28/07/2026 08:30 WIBPolda Metro Gulung 8 Tersangka Sindikat Buzzer Hoaks

















