Berita
Melawan Petugas, Polisi Tembak Begal di Wilayah OKU Timur
AKTUALITAS.ID – Spesialis begal, Aris Okta Pratama (26) ditangkap polisi dan ditembak karena melawan. Petugas masih mengejar rekannya yang masih berusia 17 tahun berinisial AG. Kedua pelaku membegal korban seorang honorer PUD Pasar bernama Indrayani (40) saat melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Tanggul Irigasi, Desa Aman Jaya, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, […]
AKTUALITAS.ID – Spesialis begal, Aris Okta Pratama (26) ditangkap polisi dan ditembak karena melawan. Petugas masih mengejar rekannya yang masih berusia 17 tahun berinisial AG.
Kedua pelaku membegal korban seorang honorer PUD Pasar bernama Indrayani (40) saat melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Tanggul Irigasi, Desa Aman Jaya, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Senin (13/7) sore.
Mereka memepet korban. Motor korban berhenti karena terdesak. Pelaku langsung mendekati dan menodongkan senjata api rakitan. Korban tak berdaya sehingga menyerahkan sepeda motor Honda Beat miliknya kepada para pelaku.
Dari penyelidikan, polisi berhasil mengungkap identitas pelaku. Akhirnya, tim Opsnal Shadow Walet Polres OKU Timur menggerebek rumah pelaku di Desa Sukaraja Tuha, Kecamatan Buay Madang, Kamis (20/8) pagi.
Salah seorang petugas melihat keberadaan pelaku di dekat rumahnya sehingga dilakukan penangkapan. Saat diringkus, pelaku melawan sehingga petugas menembak kaki kanannya.
Kasatreksrim Polres OKU Timur AKP Ikang Ade Putra mengungkapkan, dalam penggerebekan itu ditemukan sepeda motor korban yang dirampok tersangka. Motor itu kini dijadikan barang bukti bersama kaos oblong yang dipakai saat melakukan aksi begal.
“Satu tersangka begal sudah kami amankan, tinggal seorang temannya yang masih buron, identitasnya sudah dikantongi,” ungkap Ikang, Minggu (24/8).
Dari pemeriksaan, tersangka Aris telah melakukan aksi begal sebanyak delapan kali yang semuanya berada di wilayah hukum Polsek Buay Madang. Mereka selalu menggunakan pistol rakitan sebagai bekal dalam beraksi dan mengancam korban menyerahkan barang-barang berharga.
“Tersangka ini spesialis begal, pengakuannya sudah delapan kali, tapi masih didalami lagi. Dia kita kenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” tegasnya.
-
NUSANTARA29/10/2026 07:30 WIBPaman Mau Perkosa Keponakan, Lansia Penolong Malah Dihajar Hingga Tewas
-
NASIONAL29/10/2026 07:00 WIBDPR Pasang Target Ambisius untuk RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL29/10/2026 10:00 WIBDemo Bukan Perang! Koalisi Sipil Desak Pasukan TNI Ditarik dari Jalanan Jakart
-
JABODETABEK29/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Petir Diprediksi Guyur Sejumlah Wilayah Jakarta
-
NASIONAL29/10/2026 06:00 WIBDasco Minta Kritik Kabut Asap Dijawab dengan Penegakan Hukum
-
NASIONAL29/10/2026 11:00 WIBErna Sari Dewi: Pemuda Jangan Cuma Jadi Penonton Perubahan
-
EKBIS29/10/2026 10:30 WIBBaru Naik Dua Hari, Emas Antam Mendadak Berbalik Arah
-
NUSANTARA29/10/2026 11:30 WIBRibuan Rumah Terendam Banjir di Medan